Anak-anak, remaja dianjurkan untuk mendapatkan lebih banyak kalsium
2 min read
Demi kesehatan tulangnya, anak-anak dan remaja perlu mendapatkan lebih banyak kalsium, kata American Academy of Pediatrics (AAP).
Tiga porsi kalsium setiap hari cukup untuk anak-anak berusia 4 hingga 8 tahun; empat porsi harian akan berhasil untuk remaja. Demikian kata laporan Komite Nutrisi AAP.
Untuk membangun tulang yang kuat, anak-anak dan remaja juga harus melakukan latihan beban (seperti lari atau lompat tali) dan menghindari soda atau minuman buah, menurut laporan yang dimuat di Pediatrics.
Orang dewasa juga tidak lepas kendali. Anak-anak sering kali meniru orang tuanya, jadi seluruh keluarga perlu ikut mengonsumsi kalsium, catat panitia. Tentu saja orang dewasa juga membutuhkan kalsium untuk tulangnya sendiri.
Dokter yang bertugas di komite termasuk Frank Greer, MD, dan Nancy Krebs, MD. Greer adalah profesor pediatri di fakultas kedokteran Universitas Wisconsin. Krebs adalah profesor pediatri di Pusat Ilmu Kesehatan Universitas Colorado.
Apakah Vitamin D dan Kalsium Mencegah Patah Tulang?
Kekurangan kalsium
Kebanyakan anak-anak dan remaja mendapat terlalu sedikit kalsium, kata AAP. Defisit tersebut dapat mempunyai konsekuensi jangka panjang.
Kaki-kaki muda mempunyai pekerjaan besar di depan mereka. Tulang-tulang tersebut harus sekuat mungkin sehingga beberapa dekade kemudian kecil kemungkinannya untuk patah atau menjadi terlalu kurus, suatu kondisi yang disebut osteoporosis.
Masa remaja merupakan masa krusial bagi tulang. Pada saat itu, massa tulang seharusnya meroket. Namun banyak anak muda yang menukar susu dengan minuman ringan atau minuman lain, dan berakhir dengan terlalu sedikit kalsium.
Produk-produk susu merupakan sumber utama kalsium makanan bagi kebanyakan orang, kata AAP, seraya menambahkan bahwa alternatif (termasuk suplemen dan makanan yang diperkaya) tersedia bagi orang-orang yang tidak dapat mentoleransi produk susu atau memilih untuk tidak mengonsumsi produk susu.
Wanita juga membutuhkan lebih banyak kalsium, kata para ahli
Usulan Kementerian
“Minum tiga gelas susu berukuran 8 ons per hari (atau setara) akan mencapai kecukupan asupan kalsium yang direkomendasikan pada anak usia 4 hingga 8 tahun,” kata laporan tersebut.
“Empat gelas susu berukuran 8 hingga 10 ons (atau setara) akan memberikan asupan kalsium yang cukup bagi remaja,” lanjut laporan tersebut.
Selama tahun pertama kehidupan, ASI merupakan sumber kalsium terbaik, kata AAP. AAP tidak merekomendasikan susu murni untuk bayi berusia kurang dari 1 tahun, namun yogurt dan keju dapat diperkenalkan setelah bayi berusia 6 bulan, kata AAP.
Yogurt dan keju juga merupakan sumber kalsium yang baik untuk anak-anak (dan orang dewasa). Pilihan non-susu termasuk makanan yang diperkaya (seperti sereal sarapan, jus jeruk, jus apel, dan minuman kedelai). Brokoli dan sayuran hijau juga mengandung kalsium, tetapi Anda harus makan banyak sayuran tersebut untuk memenuhi target kalsium, kata AAP.
Saran lain dari laporan tersebut:
Sebarkan kalsium sepanjang hari; jangan mencoba untuk mendapatkan semuanya sekaligus. Jangan lupakan vitamin D dan nutrisi lain yang juga penting untuk kesehatan tulang.
AAP juga merekomendasikan agar dokter menanyakan orang tua tentang asupan kalsium anak setidaknya tiga kali: saat anak berusia 2 atau 3 tahun dan tidak lagi minum susu formula atau ASI, pada usia 8 atau 9 tahun, dan pada masa remaja awal.
Anak-anak memilih junk food di sekolah
Oleh Miranda Hittidiulas oleh Louise Chang, MD
SUMBER: Greer, F. Pediatrics, Februari 2006; jilid 117: hlm 578-585. Rilis berita, American Academy of Pediatrics.