Pelajaran Minggu Advent Kedua tentang pentingnya pertobatan: para imam Connecticut
3 min readBARUAnda sekarang dapat mendengarkan artikel Fox News!
“Yohanes Pembaptis muncul di padang gurun dan memberitakan baptisan pertobatan untuk pengampunan dosa” (Markus 1:4).
Ayat ini berasal dari Injil Markus, salah satu dari tiga Injil sinoptik. Injil Markus dikaitkan dengan St. Markus Penginjil dan diyakini sebagai Injil tertulis pertama.
Meskipun dia bukan murid langsung Yesus, Santo Markus adalah penulis salah satu dari empat kisah Injil dan memainkan peran penting dalam menyebarkan Injil sebagai misionaris di gereja mula-mula,” menurut situs web Basilica of the National Shrine of the Immaculate Conception di Washington, DC
ADVENTURE INI, YESUS KRISTUS ‘ADALAH SATU-SATUNYA HARAPAN YANG KITA PUNYA UNTUK PERDAMAIAN’, KATA AHLI KEBEBASAN BERAGAMA
Kedatangan Yohanes Pembaptis masih lama sekali, Pendeta Colin Lomnitzer, seorang pendeta paroki di Paroki St. Mary, sebuah gereja Katolik Roma di Ridgefield, Connecticut.
“Ketika umat manusia diusir dari Taman Eden karena dosa asal, amnesia menguasai umat manusia,” kata Lomnitzer kepada Fox News Digital. “Amnesia ini membuat umat manusia lupa siapa diri mereka dan siapa Tuhan.”
Pdt. Colin Lomnitzer, seorang imam di Paroki St. Mary di Ridgefield, Connecticut, merefleksikan pesan dalam Injil Markus untuk hari Minggu Adven kedua. (iStock/Colin Lomnitzer)
Sepanjang sejarah keselamatan, Tuhan telah berusaha untuk “mengingatkan umat manusia tentang siapa Dia dan siapa kita,” kata Lomnitzer, khususnya melalui Sepuluh Perintah Allah.
“(Sepuluh Perintah Allah) mengungkapkan prinsip-prinsip dasar hukum alam yang Tuhan tanamkan dalam hati kita sejak awal: Tuhan adalah pencipta segala kehidupan, hanya Dia yang patut disembah, hanya pada Dialah kepenuhan hati kita ditemukan – dan hendaknya kita berbuat baik dan menjauhi kejahatan,” ujarnya.
PERCAYA KEPADA TUHAN MUSIM ADVEN INI, MESKIPUN SAATNYA TERLIHAT GELAP DAN TIDAK BERHARAP, KATA JESUITS CALIFORNIA
Namun, Lomnitzer mencatat selama masa Adven tahun 2023 ini, masih banyak lagi yang akan datang.
“Seiring dengan meningkatnya drama wahyu Tuhan, Yohanes Pembaptis kini muncul, tidak seperti nabi-nabi lain yang datang sebelumnya,” ujarnya.
“Para nabi sebelum dia mengumumkan kedatangan Yesus Kristus dari jauh, namun kini Yohanes mendapat hak istimewa untuk benar-benar menunjuk kepada-Nya.”
Mengkhotbahkan pertobatan adalah langkah penting dalam membantu orang menerima Yesus Kristus sebagai putra Allah, kata seorang imam Katolik di Connecticut. (Gambar Getty)
Yohanes Pembaptis, sebagaimana dikatakan dalam Alkitab, “mengkhotbahkan baptisan pertobatan untuk pengampunan dosa” – sesuatu yang sama sekali berbeda.
“Santo Yohanes Krisostomus mengatakan bahwa Yohanes Pembaptis mengajarkan pertobatan dari dosa sehingga ketika Yesus datang, manusia bisa lebih cenderung menerima pengampunan-Nya dan percaya bahwa Dia adalah Kristus, Anak Allah, dan penggenapan segala sesuatu yang dinubuatkan dalam Perjanjian Lama,” kata Lomnitzer.
MINGGU PERTAMA ADVEN ADALAH PENGINGAT UNTUK ‘MENJAGA’ DAN MEMPERSIAPKAN KEMBALI KRISTUS, KATA PEMIMPIN IMAN
Pertobatan, kata Lomnitzer, “adalah bagian penting dari penyembuhan untuk menghapus amnesia yang menyelimuti umat manusia setelah jatuhnya kitab Kejadian.”
Ia menambahkan, “Asal muasal dosa pertama adalah Adam dan Hawa berusaha menjadi seperti Tuhan tanpa Dia. Tindakan kesombongan ini diikuti oleh tindakan ketidaktaatan dan kemudian rasa malu. Pertobatan, pada dasarnya, adalah kebalikan dari dosa. Permulaannya berakar pada kerendahan hati.”

Pertobatan, kata seorang pendeta Katolik yang berbasis di Connecticut pada musim Adven ini, “berpaling kepada Tuhan” dan merupakan “percakapan yang nyata.” (iStock)
Pertobatan, tidak seperti dosa, adalah “percakapan sejati – yaitu berpaling kepada Tuhan,” kata Lomnitzer.
“Dengan mengakui kesalahan, kita mengakui kebenaran bahwa Tuhan adalah Tuhan, dan kita bukan Tuhan,” ujarnya.
Kita menerima “hubungan dengan Tuhan yang mengungkapkan siapa diri kita”.
Ketika Tuhan menjadi manusia melalui inkarnasi, itu adalah “langkah terakhir dalam menyembuhkan amnesia kita,” kata Lomnitzer.
Dan sebagaimana Yohanes Pembaptis mengkhotbahkan pertobatan, “di dalam Yesus kita menerima pahala dari pertobatan itu, sebuah hubungan dengan Allah yang mengungkapkan kepada kita siapa diri kita.”
KLIK DI SINI UNTUK MENDAPATKAN APLIKASI FOX NEWS
“Di dalam dan melalui Yesus kita tahu bahwa kita lebih dari sekedar makhluk ciptaan Tuhan,” ujarnya. “Kami adalah putra-putri terkasih-Nya yang diciptakan dalam cinta, karena cinta, dan karena cinta.”
KLIK DI SINI UNTUK MENDAFTAR NEWSLETTER GAYA HIDUP KAMI
Cinta ini adalah “cinta sejati”, kata Lomnitzer—cinta “yang menghendaki kebaikan orang lain bahkan sampai mati.”
Untuk artikel Gaya Hidup lainnya, kunjungi www.foxnews.com/lifestyle.