Vaksin dan booster COVID terbukti melindungi wanita hamil dan bayi baru lahir: ‘Perlindungan yang dialihkan’
3 min readBARUAnda sekarang dapat mendengarkan artikel Fox News!
Ke a Vaksin atau booster COVID saat hamil dapat memberikan manfaat bagi ibu dan bayinya, menurut sebuah penelitian baru yang diterbitkan dalam jurnal Vaccine.
Para peneliti dari Infectious Diseases Clinical Research Consortium (IDCRC) menganalisis data dari Multisite Observational Maternal and Infant Study for COVID-19 (MOMI-VAX), yang dimulai pada Juni 2021.
Studi MOMI-VAX didanai oleh Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular (NIAID), bagian dari Institut Kesehatan Nasional.
RUMAH SAKIT COVID DATANG, MUNGKIN BERBATA ‘GELOMBANG MUSIM PANAS TERAKHIR,’ BERKATA CDC
“Penelitian kami mendukung bahwa vaksinasi COVID-19, dan khususnya dosis booster, harus sangat dianjurkan selama kehamilan untuk perlindungan ibu dan bayi,” tulis penulis penelitian dalam artikel jurnal.
Studi tersebut mengamati tingkat antibodi COVID wanita hamil yang menerima vaksin Pfizer atau Moderna.
Mendapatkan vaksin atau booster COVID saat hamil dapat bermanfaat bagi ibu dan bayinya, menurut sebuah penelitian baru yang diterbitkan dalam jurnal Vaccine. (iStock)
Mereka juga memeriksa antibodi dalam darah tali pusat mereka setelah melahirkan.
Para peneliti menguji sampel darah dari 240 peserta hamil dan bayi mereka yang baru lahir. Dari kelompok tersebut, 167 ibu hamil mendapat rangkaian vaksin dua dosis dan 73 ibu hamil mendapat dosis booster.
Wanita yang menerima vaksin ditemukan memiliki antibodi terhadap berbagai varian COVID, termasuk Delta dan Omicron, menurut entri jurnal yang membahas temuan penelitian tersebut.
PEMIMPIN PERAWATAN KESEHATAN PRIA MENYELESAIKAN ‘SIMULASI TANTANGAN MENYUSUI’ DI RUMAH SAKIT TEXAS: ‘BIG EYE-UPPER’
Darah tali pusat mereka juga mengandung antibodi, yang memastikan bahwa mereka melewati plasenta untuk memberikan perlindungan pada bayi baru lahir.
Mereka yang menerima dosis booster memiliki “antibodi yang jauh lebih banyak” terhadap virus, demikian temuan para peneliti.
Wanita hamil berisiko lebih besar terkena komplikasi akibat COVID, kata Dr. Marc Siegel, kontributor medis Fox News. (iStock)
Dr Marc Siegel, profesor kedokteran klinis di Pusat Medis NYU Langone dan seorang kontributor medis Fox News, tidak berpartisipasi dalam penelitian ini namun menyuarakan dukungan para peneliti terhadap vaksinasi prenatal.
IBU HAMIL BERJUANG UNTUK MENCARI PERAWATAN DI ‘GURU BERSALIN’, STUDI BARU MENEMUKAN: ‘KAMI MEMBUTUHKAN DUKUNGAN LEBIH BANYAK’
“Beberapa penelitian menunjukkan bahwa vaksinasi COVID aman selama kehamilan dan mengurangi keparahan penyakit jika Anda tertular COVID saat hamil,” katanya kepada Fox News Digital.
CDC merekomendasikan agar setiap orang yang berusia 6 bulan ke atas mendapatkan vaksinasi COVID dan menerima booster pada waktu yang tepat.
Hal ini sangat penting karena wanita hamil lebih berisiko terkena komplikasi akibat COVID, kata dokter.

“Penelitian terbaru ini menunjukkan respons antibodi terhadap vaksinasi tidak hanya pada wanita hamil, namun juga pada bayi baru lahir, yang secara kuat menyiratkan adanya pengalihan perlindungan pada bayi,” kata Dr. Siegel. (iStock)
“Penelitian terbaru ini menunjukkan respons antibodi terhadap vaksinasi tidak hanya pada wanita hamil tetapi juga pada bayi baru lahir, yang sangat menyiratkan penularan perlindungan pada bayinyalanjut Siegel.
“Belum bisa dibuktikan kapan waktu terbaik dalam kehamilan untuk memberikan vaksin, namun kapan pun dianggap cukup aman,” imbuhnya.
KLIK DI SINI UNTUK MENDAFTAR NEWSLETTER KESEHATAN KAMI
CDC merekomendasikan agar setiap orang yang berusia 6 bulan ke atas mendapatkan vaksinasi COVID dan menerima booster pada waktu yang tepat – “termasuk orang yang sedang hamil, menyusui, sedang mencoba untuk hamil atau mereka yang mungkin hamil di masa depan,” menurut situs webnya.
Ke depan, para peneliti mengatakan diperlukan lebih banyak penelitian untuk menentukan waktu optimal selama kehamilan untuk mendapatkan vaksinasi guna perlindungan maksimal.
KLIK DI SINI UNTUK MENDAPATKAN APLIKASI FOX NEWS
Mereka juga berencana mempelajari elemen lain dari vaksinasi COVID prenatal, termasuk antibodi dalam ASI dan bayi selama satu tahun setelah kelahiran.
Fox News Digital telah menghubungi penulis penelitian untuk memberikan komentar.