Mei 18, 2026

blog.hydrogenru.com

Mencari Berita Terbaru Dan Terhangat

Pemimpin Hamas mendesak kekerasan terhadap AS

2 min read
Pemimpin Hamas mendesak kekerasan terhadap AS

Sebuah puncak Hamas (mencariPemimpin Palestina pada Senin malam mendesak negara-negara Arab dan Muslim untuk bergabung untuk membela diri melawan Amerika Serikat dan Israel dan mendukung Palestina dalam konflik mereka yang semakin memburuk dengan negara Yahudi.

Khaled Mashaal (mencari), pemimpin politik kelompok militan Palestina, menggambarkan Amerika dan Israel sebagai “bahaya terbesar” yang dihadapi orang-orang Arab dan Muslim di seluruh dunia.

Pemimpin Hamas yang berbasis di Suriah menyampaikan pernyataannya kepada sekitar 500 orang pada rapat umum menyusul upacara belasungkawa di kamp pengungsi Palestina Yarmouk, di luar Damaskus, yang diadakan pada hari Sabtu. Abdel Aziz Rantisi (mencari), pemimpin Hamas di Gaza yang dibunuh oleh Israel pada hari Sabtu.

“Orang-orang Arab dan Muslim harus bersatu melawan arogansi Zionis dan Amerika,” kata Mashaal, seraya menambahkan bahwa “Hamas akan bertanggung jawab atas pembunuhan Dr. Rantisi.” Dia tidak mengatakan caranya.

Komentar Mashaal muncul di tengah kemarahan Arab atas pembunuhan Rantisi dan dukungan pemerintahan Bush pekan lalu terhadap proposal Perdana Menteri Israel. Ariel Sharon (mencari) untuk menarik diri dari Gaza dan sebagian Tepi Barat dengan imbalan konsesi AS untuk mempertahankan pemukiman Israel di tanah lain yang diklaim Palestina.

Presiden Bush juga menerima penolakan Israel terhadap “hak kembali” bagi pengungsi Palestina setelah pertemuan Gedung Putih dengan Sharon.

“Pemerintah Arab harus menghentikan rencana Zionis-Amerika untuk menguasai dunia Arab,” kata Mashaal. “Orang-orang Palestina telah melakukan tugasnya dan mempersembahkan korban syahid di Palestina, dan sekarang orang-orang Arab harus bersatu dengan orang-orang Palestina.”

Dalam sebuah wawancara dengan The Associated Press pada hari Minggu, Mashaal menyalahkan Washington atas kematian Rantisi, dan mengatakan bahwa dukungan pemerintahan Bush terhadap proposal Israel untuk mempertahankan pemukiman Yahudi di Tepi Barat mendorong Sharon untuk melanjutkan pembunuhan pemimpin Hamas tersebut.

Rantisi meninggal kurang dari sebulan setelah menjadi pemimpin Hamas di Gaza menyusul pembunuhan Israel terhadap pemimpin kelompok militan sebelumnya, Sheik Ahmed Yassin.

Mashaal, yang juga menjadi sasaran pembunuhan oleh pejabat Israel, mengatakan Hamas telah menunjuk pengganti Rantisi di Gaza tetapi tidak mengungkapkan identitasnya.

Pidato-pidato Mashaal yang blak-blakan menjadi lebih sering terjadi sejak kematian Yassin dan Rantisi, menandai pergeseran tindakan keras Suriah terhadap kelompok-kelompok Palestina yang berbasis di Damaskus setelah Amerika Serikat mulai mendesak Suriah pada tahun lalu untuk mengekang pengaruh kelompok-kelompok anti-Israel yang beroperasi di negara tersebut.

Pada bulan Desember, Bush menandatangani undang-undang yang menyerukan sanksi terhadap Suriah jika negara tersebut tetap mendukung kelompok militan dan teroris yang terlibat dalam pemberontakan di Irak.

Pemerintahan Bush masih mengevaluasi bagaimana menerapkan undang-undang tersebut.

Suriah mengatakan pihaknya telah menutup kantor militan Palestina di Damaskus dan menegaskan kelompok militan tersebut bukanlah teroris, melainkan pejuang yang menentang pendudukan Israel di tanah air mereka. Mereka juga mengatakan pihaknya berusaha mencegah para pejuang melintasi perbatasannya ke Irak dan menyangkal bahwa mereka sedang mengembangkan senjata pemusnah massal.

judi bola

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.