Pria Bersenjata Membunuh 7 Orang, Dirinya di Wisconsin Sheraton
2 min read
BROOKFIELD, Wisconsin – Seorang pria bersenjata melepaskan tembakan ke sebuah kebaktian gereja yang diadakan di pinggiran kota pada hari Sabtu Milwaukee (pencarian) hotel, yang membunuh tujuh orang sebelum bunuh diri, kata pihak berwenang.
Petugas menemukan empat orang dan pria bersenjata tewas ketika mereka tiba di lokasi Hotel Sheraton (mencari). Tiga orang lainnya kemudian meninggal di rumah sakit, kata Daniel Tushaus, kepala rumah sakit Departemen Kepolisian Brookfield (mencari).
“Tidak ada orang lain yang saat ini dicari sebagai tersangka,” ujarnya.
Semua korban berada di kamar yang sama di hotel, kata Tushaus. Tersangka, seorang pria berusia sekitar 45 tahun dan bersenjatakan pistol, merupakan anggota gereja, yang telah mengadakan pertemuan setiap Sabtu pagi di hotel tersebut selama empat atau lima tahun.
Tushaus tidak mengidentifikasi para korban tetapi memberikan perkiraan usianya. Dua anak laki-laki berusia 15 dan 17 tahun, seorang pria berusia 72 tahun dan seorang wanita berusia 55 tahun tewas di hotel tersebut. Tiga pria berusia 44 hingga 58 tahun kemudian meninggal di rumah sakit.
Empat orang lainnya dirawat di rumah sakit dalam kondisi serius.
Beberapa tamu hotel tetap terkunci di kamar mereka setelah polisi mengepung gedung dan tidak mengizinkan siapa pun masuk atau keluar.
Karen Suick (48) mengatakan dia tiba di hotel bersama 15 pemain dan orang tuanya pada Jumat malam untuk turnamen hoki.
“Salah satu dari dua putri ayah hoki kami masih di dalam sana,” katanya. “Mereka menelepon ponselnya. Mereka baik-baik saja, tapi mereka disuruh kembali ke kamar mereka. Jadi itulah yang mereka lakukan.”
Setelah penembakan, polisi mengeluarkan sebuah van dari tempat parkir hotel.
Walikota Berlin yang baru, Telesfore Wysocki, mengatakan polisi memberitahunya bahwa pria bersenjata itu tinggal di komunitasnya di selatan Brookfield. Pria bersenjata itu tinggal bersama ibu dan saudara perempuannya, yang diwawancarai oleh petugas sementara polisi mengumpulkan bukti di rumah mereka, kata Wysocki.
“Kami sangat terkejut dan tidak percaya,” kata walikota.
Penyelidik menggeledah sebuah rumah berlantai dua di New Berlin, namun pihak berwenang menolak berkomentar apakah rumah itu ada hubungannya dengan penembakan dan mengatakan mereka tidak akan merilis informasi lebih lanjut sampai konferensi pers Minggu pagi.
Di hotel, sebuah peringatan kecil mulai terbentuk pada Sabtu malam. Seseorang meletakkan salib merah-putih di tumpukan salju di depan gedung. Orang lain meninggalkan dua boneka binatang dan sebuah catatan.
Setidaknya dua kelompok gereja sedang mengadakan pertemuan di hotel pada saat penembakan terjadi, kata polisi.
Penembakan itu terjadi pada pertemuan Living Church of God, sebuah kelompok yang berbasis di Charlotte, NC