Penerbangan dari Australia ke Malaysia kembali ke Sydney karena ‘penumpang yang mengganggu’
2 min readBARUAnda sekarang dapat mendengarkan artikel Fox News!
- Seorang “penumpang yang mengganggu” menyebabkan penerbangan dari Australia ke Malaysia kembali ke Sydney hanya tiga jam setelah lepas landas.
- Seorang pria berusia 45 tahun ditangkap dan penumpang lainnya dibebaskan sekitar tiga jam setelah pesawat mendarat.
- Pria tersebut diperkirakan akan didakwa pada hari itu juga pada 14 Agustus 2023.
Sebuah penerbangan maskapai penerbangan dari Australia ke Malaysia kembali ke Sydney pada hari Senin, di mana seorang penumpang ditangkap beberapa jam kemudian dalam apa yang digambarkan polisi sebagai insiden darurat.
Keadaan darurat tersebut menyebabkan puluhan pembatalan dan penundaan penerbangan domestik di bandara tersibuk di Australia tersebut.
Penerbangan Malaysia Airlines MH122 meninggalkan Bandara Sydney dengan 199 penumpang dan 12 awak dalam penerbangan delapan jam ke Kuala Lumpur dan kembali lagi lebih dari tiga jam kemudian karena “penumpang yang mengganggu,” kata maskapai itu.
BINTANG RENANG AUSTRALIA WAKIL KITA DALAM KEJUARAAN AIR DUNIA: ‘BERHENTI MENJADI pecundang’
“Demi keselamatan, komandan penerbangan telah mengambil keputusan untuk kembali ke Sydney,” kata maskapai nasional Malaysia dalam sebuah pernyataan.
Nine News melaporkan bahwa seorang penumpang yang membawa ransel di Airbus A330 mengancam akan “meledakkan pesawat”. Para kru memeriksa ransel tersebut dan tidak menemukan bahan peledak, katanya.
Seorang penumpang terlihat berdoa selama penerbangan dari Australia ke Malaysia pada 14 Agustus 2023. Penerbangan Malaysia Airlines MH122 kembali ke Sydney pada hari Senin, di mana penumpang tersebut ditangkap beberapa jam kemudian dalam apa yang digambarkan polisi sebagai insiden darurat. (Velutha Parambath melalui AP)
CINCIN PEDOPHILE AUSTRALIA DITUTUP SETELAH PEMBUNUHAN 2 AGEN FBI
Polisi Federal Australia menggambarkan situasi ini sebagai “darurat”.
Seorang pria berusia 45 tahun ditangkap tanpa insiden dan penumpang lainnya dibebaskan dari pesawat sekitar tiga jam setelah mendarat, menurut pernyataan polisi.
Pria tersebut, yang belum diidentifikasi, diperkirakan akan didakwa pada Senin malam, kata polisi. Mereka tidak menyebutkan secara spesifik pelanggarannya.
Maskapai tersebut mengatakan penumpang akan dipindahkan ke penerbangan berikutnya yang tersedia.
KLIK DI SINI UNTUK MENDAPATKAN APLIKASI FOX NEWS
“Malaysia Airlines mengucapkan terima kasih kepada pihak berwenang atas tanggapan cepat mereka dan kepada penumpang yang tetap tenang dan kooperatif selama masa sulit ini,” kata maskapai tersebut.
Bandara Sydney mengatakan beberapa penerbangan terus mendarat dan lepas landas sementara lembaga darurat merespons situasi tersebut. Tidak ada penerbangan internasional yang dibatalkan.