Perburuan Al Qaeda, Taliban terus berlanjut
2 min read
BAGRAM, Afganistan – Meskipun serangan darat terbesar yang dipimpin AS dalam perang Afghanistan telah berakhir, pejuang Al Qaeda dan Taliban akan terus dikejar secara aktif di seluruh Afghanistan, kata seorang jenderal AS pada Selasa.
Semua pasukan AS dan Kanada telah mundur dari lembah Shah-e-Kot timur yang menjadi sasaran Operasi Anaconda, kata Mayor Jenderal Frank L. Hagenbeck, komandan seluruh pasukan koalisi di Afghanistan.
“Ketika kami menemukan kantong-kantong perlawanan, kami akan mengejar mereka,” kata Hagenbeck di Pangkalan Udara Bagram di utara Kabul.
Pasukan AS menewaskan 16 pejuang dalam baku tembak dan menangkap 31 lainnya di sebuah kamp militer, kata para pejabat di Washington pada hari Senin. Tidak ada indikasi bahwa mereka yang terbunuh atau ditangkap adalah pemimpin senior al-Qaeda atau Taliban.
Sebuah tim tentara Pasukan Khusus Angkatan Darat AS menyerang konvoi tiga kendaraan sekitar 72 kilometer barat daya Gardez pada hari Minggu, menewaskan 16 orang yang diyakini sebagai pejuang al-Qaeda dan melukai satu orang. Satu orang lainnya ditahan.
Dalam insiden terpisah tak lama setelah baku tembak tersebut, pasukan AS menangkap 31 tersangka pejuang Al Qaeda atau Taliban di wilayah barat Kandahar di Afghanistan selatan, kata para pejabat di Washington.
Inggris juga mengumumkan pada hari Senin bahwa mereka akan mengirim hingga 1.700 tentara ke Afghanistan untuk membantu pasukan AS dalam operasi di masa depan melawan al-Qaeda dan Taliban.
Menteri Pertahanan Inggris Geoff Hoon mengatakan Inggris akan mengerahkan kelompok tempur infanteri penuh, termasuk komando Marinir Kerajaan, ke Afghanistan dalam pengerahan militer terbesarnya untuk operasi tempur sejak Perang Teluk Persia.
Hoon mengatakan Amerika Serikat telah meminta agar Inggris bergabung dalam operasi di masa depan melawan al-Qaeda dan Taliban di Afghanistan. Pasukan Inggris pertama-tama akan pergi ke Bagram dan siap memulai operasi ofensif pada pertengahan April.
Inggris sudah memiliki sekitar 1.600 tentara yang ditugaskan di Pasukan Bantuan Keamanan Internasional di ibu kota Afghanistan, Kabul. Pasukan tersebut dikerahkan tahun lalu di bawah naungan Dewan Keamanan PBB untuk membantu pemerintah sementara Afghanistan yang baru dalam menjaga perdamaian di Kabul.
Total pasukan ISAF berjumlah sekitar 4.500 tentara.
Sementara itu, di kota Khost, Afghanistan timur, orang-orang bersenjata yang menentang wewenang kepala polisi yang baru diangkat terlibat baku tembak dengan pasukan keamanan, menewaskan satu orang dan melukai tiga lainnya, kata para saksi.
Baku tembak terjadi di pasar utama kota, memaksa orang-orang menutup toko mereka, lapor Afghan Islamic Press.
Khost berada di ujung tenggara lembah tempat Operasi Anaconda dilakukan. Dekat perbatasan Pakistan, daerah tersebut telah menjadi pusat dukungan bagi Taliban dan al-Qaeda dan telah menjadi tempat terjadinya beberapa pemboman dan penembakan sporadis dalam beberapa pekan terakhir.