April 3, 2026

blog.hydrogenru.com

Mencari Berita Terbaru Dan Terhangat

Program video pembom Irak; Korban tewas sekarang 109

3 min read
Program video pembom Irak; Korban tewas sekarang 109

Saadi Sultan Mameh sedang syuting resepsi di kantor partai Kurdi ketika, tiba-tiba, seorang pria berjanggut janggut masuk ke dalam bingkai. Begitu pria tersebut menggenggam tangan seorang pejabat senior Kurdi, Mameh mendengar ledakan, dan pencarinya berlumuran api dan daging.

“Lensa kamera saya menjadi merah karena darah,” kata Mameh.

Penyerang kedua juga menyelinap ke dalam pertemuan kantor partai Kurdi lainnya di seluruh kota dan melancarkan pembantaian dengan proporsi yang sama.

Jumlah korban tewas dalam dua serangan tersebut meningkat menjadi 109 orang pada hari Rabu dan lebih banyak lagi orang yang meninggal akibat luka-luka dalam semalam, menurut Mahmoud Othman, anggota dewan pemerintahan Irak yang dibentuk oleh AS. Otoritas pendudukan pimpinan AS menetapkan jumlah korban jiwa pada Selasa malam adalah 101 orang.

Serangan pada hari Minggu, saat perayaan hari raya Idul Adha, adalah yang paling berdarah dalam pendudukan Irak yang dipimpin AS.

Suku Kurdi menyalahkan Ansar al-Islam, kelompok militan yang dikatakan terkait dengan al-Qaeda, atas pemboman di kantor Partai Demokrat Kurdi, KDP, dan Persatuan Patriotik Kurdistan, PUK.

Pada hari Rabu, televisi Kurdi menayangkan sketsa pria yang diyakini sebagai pelaku bom bunuh diri di kantor KPD dan mendesak masyarakat untuk memberikan informasi tentang dia.

Ledakan di kantor PUK terekam dalam video oleh Mameh (27), yang bekerja di KurdSat, stasiun televisi partai, selama empat tahun terakhir. Dia bilang dia tahu wajah semua orang kecuali wajah pelaku bom bunuh diri.

“Semua yang meninggal adalah teman dan kolega saya. Kami seperti keluarga,” kata Mameh sambil berbaring di kasur di lantai ruang tamunya, memulihkan diri dari cedera lutut yang dideritanya akibat pemboman tersebut.

Mameh sedang mengambil gambar dari panggung dan melihat seorang pria dengan celana longgar berwarna krem ​​​​dan kemeja kotak-kotak biru-putih memasuki aula. Dilihat dari penampilannya, Mameh mengira dia mungkin anggota partai Islam.

“Saya menonton klip itu lebih dari 50 kali,” katanya. “Satu-satunya kepuasan yang saya dapatkan adalah saya bisa merekam momen tersebut sehingga kebenarannya bisa diketahui. Sehingga al-Qaeda bisa terungkap. Akan ada buktinya.”

Letkol Harry J. Schute, seorang komandan batalion pasukan AS yang ditempatkan di Irbil, mengatakan kepada AP bahwa dia telah meninggalkan kantor PPK bersama seorang rekannya sekitar satu menit sebelum ledakan.

Di jalan keluar, mereka berbicara dengan petugas Amerika lainnya selama sekitar 30 detik sebelum dia masuk ke dalam, saat ledakan terjadi. Hanya petugas yang masuk yang mengalami luka ringan di telinga.

“Itu salah satu hal yang menentukan,” kata Schute. “30 detik itu membuat perbedaan,” kata Schute.

Schute mengatakan dia berencana untuk pergi ke perayaan PUK berikutnya.

Sejak serangan tersebut, spanduk hitam yang mengumumkan kematian orang-orang terkasih menutupi dinding di Irbil, jantung wilayah otonomi Kurdi. Peringatan diadakan di hampir setiap masjid bagi mereka yang tewas dalam ledakan tersebut.

Tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut, yang merupakan serangan paling berdarah di Irak dalam enam bulan terakhir. Namun para pejabat Kurdi dan AS menyalahkan ekstremis Muslim – khususnya Ansar al-Islam, sebuah kelompok bersenjata yang beroperasi di daerah kantong Kurdi yang diyakini terkait dengan al-Qaeda pimpinan Usama bin Laden.

Schute mengatakan kecanggihan serangan tersebut menunjukkan bahwa Ansar al-Islam berada di balik serangan tersebut.

“Anda tidak bisa begitu saja memilih seseorang dari jalanan dan menyuruh mereka mengenakan rompi lalu meledakkan diri,” kata Schute.

Sheik Abdul-Ghani al-Bazzaz, ketua Gerakan Islam Kurdistan, mengutuk pemboman tersebut dan mengatakan Islam menolak pembunuhan orang yang tidak bersalah.

Dia mengatakan dia “tidak dapat mengkonfirmasi atau menyangkal” apakah Ansar atau Al-Qaeda berada di balik serangan tersebut, meskipun sudah menjadi sangat populer untuk “menuding mereka” setelah serangan 11 September di Amerika Serikat.

Ansar al-Islam, atau “Pembantu Islam,” adalah kelompok yang terdiri dari beberapa ratus militan Kurdi yang memisahkan diri dari Gerakan Islam Kurdistan pada tahun 2002 “karena mereka menganggap kami tidak Islami,” kata al-Bazzaz.

Para militan telah bersumpah untuk mendirikan negara Islam merdeka di wilayah utara.

Para pejabat Kurdi mengatakan bahwa sejak jatuhnya Saddam Hussein, lebih banyak pejuang Ansar memasuki Irak.

Pada hari Selasa, seorang tentara AS lainnya tewas dalam ledakan bom pinggir jalan ketika Sekretaris Jenderal PBB Kofi Annan mengumumkan bahwa ia akan segera mengirim tim ke Irak untuk memecahkan kebuntuan antara koalisi pimpinan AS dan ulama Muslim Syiah mengenai cara mentransfer kekuasaan ke Irak.

Amerika Serikat percaya bahwa keamanan tidak menentu untuk pemilu dan sebaliknya menginginkan anggota parlemen ditunjuk dalam kaukus regional.

Data SGP

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.