April 3, 2026

blog.hydrogenru.com

Mencari Berita Terbaru Dan Terhangat

Pertama di Dunia: Dokter memperbaiki jantung dengan robot yang dikendalikan dari jarak jauh

2 min read
Pertama di Dunia: Dokter memperbaiki jantung dengan robot yang dikendalikan dari jarak jauh

Para dokter di sebuah rumah sakit di Inggris telah melakukan operasi irama jantung pertama menggunakan robot yang dikendalikan dari jarak jauh dan mengatakan bahwa keberhasilannya berarti pasien dapat dirawat oleh dokter di kota lain, atau bahkan negara lain.

Dr Andre Ng, yang melakukan prosedur tersebut pada hari Rabu, mengatakan kepada Reuters bahwa prosedur tersebut berjalan sangat baik dan ritme jantung pasien yang tidak teratur kembali normal dalam waktu satu jam.

“Ini melebihi ekspektasi kami dan kami mencapai apa yang kami rencanakan dalam waktu yang sangat tepat,” kata Ng, konsultan ahli jantung dan elektrofisiologi di Rumah Sakit Glenfield di Leicester, Inggris.

Bedah robotik menjadi lebih umum di negara-negara kaya dan dapat digunakan pada pasien yang menderita kanker ginekologi, penyakit arteri koroner, kanker ginjal, dan kanker kandung kemih. Ng mengatakan dia adalah dokter pertama di dunia yang melakukan operasi kendali jarak jauh pada pasien manusia menggunakan sistem yang disebut Sistem Manipulasi Kateter Jarak Jauh.

Perangkat ini dikembangkan oleh perusahaan AS Catheter Robotics Inc, yang berharap operasi jarak jauh dapat dilakukan pada pasien di seluruh dunia di masa depan.

Prosedur yang dilakukan Ng melibatkan memasukkan kabel tipis yang disebut kateter ke dalam pembuluh darah di bagian atas selangkangan dan memasukkannya ke dalam ruang jantung.

Elektroda pada kateter merekam dan menstimulasi berbagai bagian jantung untuk membantu dokter mengidentifikasi penyebab masalah irama jantung, yang biasanya melibatkan kelainan pada sistem kabel listrik jantung.

Setelah area tersebut teridentifikasi, salah satu kateter dipasang di tempat yang tepat untuk mengangkat atau membakar jaringan guna menyembuhkan masalah. Ablasi kateter telah dikembangkan dan digunakan secara efektif selama dua dekade terakhir pada banyak pasien yang menderita jantung berdebar akibat gangguan irama jantung.

Meskipun berada di luar ruang operasi selama prosedur berlangsung, Ng mengatakan dia merasa berada dalam kendali penuh dan dapat melihat serta berbicara dengan staf medis lain yang berada di samping pasien.

Keuntungan utamanya adalah dokter tidak perlu memakai pelindung radiasi yang berat seperti celemek timah, yang biasanya diperlukan di ruang operasi karena sinar-X digunakan untuk menunjukkan apa yang terjadi di dalam tubuh pasien.

Operasi yang panjang dan rumit dapat menyebabkan dokter menjadi lelah dan kurang mampu berkonsentrasi dengan baik, dan juga berarti dokter berisiko terkena paparan radiasi tingkat tinggi.

“Karena saya duduk di lingkungan yang santai dan terkendali serta tidak harus mengenakan mantel timah yang tebal, itu sebenarnya pengalaman yang sangat menyenangkan,” kata Ng.

Operasi tersebut, pada seorang pria Inggris berusia 70 tahun yang menderita fibrilasi atrium, merupakan ujian awal terhadap keamanan dan efektivitas sistem tersebut pada manusia.

Ng mengatakan dia bisa melihat lengan robot yang dikendalikan dari jarak jauh akan digunakan dalam situasi yang lebih jauh di masa depan.

“Saya kira di masa depan akan mungkin untuk melakukan hal ini dari kota lain atau lebih jauh – yang diperlukan hanyalah hubungan yang dapat diandalkan antara remote control Anda, di mana operator berada, dan lengan robot, di mana pasien berada,” katanya. “Jika ada tautan yang cukup andal, Anda bisa melakukannya dari mana saja di dunia.”

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.