Maret 29, 2026

blog.hydrogenru.com

Mencari Berita Terbaru Dan Terhangat

Tiga warga sipil Afghanistan tewas setelah pembom menyerang pasukan AS

2 min read
Tiga warga sipil Afghanistan tewas setelah pembom menyerang pasukan AS

Seorang pembom bunuh diri menyerang pasukan AS yang sedang berpatroli di Afghanistan selatan pada hari Kamis, menewaskan tiga warga sipil dan melukai sedikitnya sembilan lainnya. Pihak Amerika menderita korban, namun belum jelas berapa jumlahnya.

Ledakan tersebut menyusul klaim Presiden Hamid Karzai bahwa 17 warga sipil tewas dalam bentrokan antara pasukan pimpinan AS dan pemberontak awal pekan ini. Militer AS bersikeras bahwa 32 orang yang tewas dalam pertempuran itu adalah militan.

Serangan hari Kamis terhadap patroli AS terjadi di jalan sibuk yang dipenuhi toko-toko di distrik Maywand, provinsi Kandahar, kata bupati Naimatullah Khan. Helikopter-helikopter membawa pergi korban warga Amerika, kata Khan, namun dia tidak dapat memberikan angka atau mengatakan apakah mereka terbunuh atau terluka.

Kolonel Jerry O’Hara, juru bicara militer AS, membenarkan adanya korban di AS akibat pemboman tersebut, namun ia juga tidak bisa memberikan rincian lebih lanjut.

Juru bicara Taliban Qari Yousuf Ahmadi mengaku bertanggung jawab atas ledakan tersebut melalui panggilan telepon kepada reporter AP di Afghanistan selatan.

Taliban secara rutin melancarkan serangan pembunuhan terhadap pasukan Afghanistan dan asing, namun mayoritas korbannya adalah warga sipil. Terdapat 1.160 warga sipil yang tewas dalam insiden terkait pemberontakan pada tahun 2008, menurut perhitungan AP – 368 di antaranya adalah tentara asing dan Afghanistan dan 768 di antaranya oleh Taliban. 26 lainnya terjebak dalam baku tembak.

Kematian warga sipil di tangan pasukan koalisi merupakan sumber utama perselisihan antara Karzai dan pasukan asing di sini, dan klaim terbaru ini mengancam akan memperburuk ketegangan.

Dalam sebuah pernyataan, Karzai menyalahkan “teroris” karena menggunakan warga sipil sebagai tameng manusia dalam pertempuran mereka dengan pasukan asing, namun ia juga mengkritik pasukan internasional karena melibatkan pemberontak di desa-desa Afghanistan.

Sementara itu, militer Australia mengatakan pada hari Kamis bahwa mereka juga sedang menyelidiki tuduhan bahwa pasukannya membunuh atau melukai warga sipil di provinsi Uruzgan tengah dalam serangkaian pertempuran antara pemberontak Taliban dan pasukan NATO. Australia memiliki sekitar 1.000 tentara di Afghanistan.

Kementerian dalam negeri Afghanistan mengatakan 11 warga sipil tewas dalam pertempuran pada hari Minggu dan Senin. NATO mengatakan pihaknya hanya dapat mengkonfirmasi sembilan warga sipil yang terluka.

Secara terpisah, NATO mengatakan pada hari Kamis bahwa sebuah bom pinggir jalan telah menewaskan salah satu tentaranya di provinsi Kandahar pada hari sebelumnya. Pernyataan itu tidak menyebutkan kewarganegaraan prajurit tersebut.

Kekerasan di Afghanistan meningkat dalam dua tahun terakhir, dan Amerika mengatakan akan mengerahkan 20.000 tentara tambahan untuk melawan pemberontak.

Lebih banyak tentara AS, 151, tewas di Afghanistan pada tahun 2008 dibandingkan tahun-tahun lainnya sejak invasi tahun 2001 untuk menggulingkan Taliban karena menyembunyikan Osama bin Laden setelah serangan 11 September. Para pejabat AS telah memperingatkan bahwa kekerasan kemungkinan akan meningkat pada tahun mendatang.

game slot pragmatic maxwin

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.