Pelaku bom bunuh diri menyerang kantor polisi Pakistan, menewaskan 22 petugas dan melukai 32 lainnya
2 min readBARUAnda sekarang dapat mendengarkan artikel Fox News!
Seorang pembom bunuh diri meledakkan kendaraannya yang berisi bahan peledak di gerbang utama kantor polisi Pakistan Selasa pagi, menewaskan sedikitnya 23 petugas dan melukai 32 lainnya.
Ledakan tersebut menyebabkan sebagian bangunan runtuh dalam serangan mematikan di barat laut Pakistan, menurut pejabat setempat melalui The Associated Press. Serangan itu terjadi di Dera Ismail Khan, sebuah kota di provinsi Khyber Pakhtunkhwa yang berbatasan dengan Afghanistan.
Beberapa militan juga melepaskan tembakan ke arah bangunan tersebut, yang menyebabkan baku tembak dengan pasukan keamanan yang berlangsung beberapa jam sebelum tiga penyerang ditembak mati, kata pejabat polisi Kamal Khan.
Jumlah korban tewas akibat serangan itu diperkirakan meningkat karena beberapa petugas yang terluka berada dalam kondisi kritis, kata pihak berwenang.
3 MATI DI PAKISTAN SELATAN SEPERTI KEBAKARAN MELALUI BANGUNAN KOMERSIAL
Petugas keamanan memeriksa kerusakan di lokasi serangan bom di kantor polisi di pinggiran Dera Ismail Khan, Pakistan, pada Selasa, 12 Desember. (AP)
Polisi melancarkan perburuan di daerah sekitar untuk menangkap militan yang melarikan diri.
Provinsi tempat serangan terjadi adalah bekas markas kelompok militan Taliban Pakistan, yang juga dikenal sebagai Tehreek-e-Taliban Pakistan, atau TTP.
Kelompok militan yang baru dibentuk Tehreek-e-Jihad Pakistan, atau TJP, mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut, dan mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka menargetkan petugas di kantor polisi. TJP diyakini merupakan cabang dari TTP.
Sejumlah besar pasukan keamanan dari seluruh Pakistan baru-baru ini selalu hadir di kantor polisi Daraban, di mana mereka melakukan operasi berbasis intelijen terhadap militan di wilayah tersebut dengan dukungan polisi setempat, menurut Khan.
PROVINSI PAKISTAN BERUSAHA DEPORTASI 10.000 WARGA AFGHAN PER HARI
Seorang tentara memeriksa kerusakan di lokasi serangan bom di kantor polisi di pinggiran Dera Ismail Khan, Pakistan, pada Selasa, 12 Desember. (AP)
Dalam sebuah pernyataan, Menteri Dalam Negeri sementara Pakistan, Sarfraz Bugti, mengutuk serangan itu dan menyampaikan belasungkawa kepada para korban yang “disiksa”. Dia juga menggambarkan serangan itu sebagai tindakan “terorisme”.
Terjadi peningkatan kekerasan di Khyber Pakhtunkhwa, dengan beberapa serangan mematikan tahun ini, termasuk pada bulan Januari, ketika sedikitnya 101 orang, sebagian besar petugas polisi, dibunuh oleh seorang pembom bunuh diri yang menyamar sebagai polisi di sebuah masjid di kota barat laut Peshawar.
KLIK DI SINI UNTUK MENDAPATKAN APLIKASI FOX NEWS
Taliban Pakistan telah meningkatkan serangan terhadap pasukan keamanan sejak tahun lalu. Pihak berwenang mengatakan para militan menjadi lebih berani ketika tinggal secara terbuka di Afghanistan sejak Taliban mengambil alih kekuasaan pada tahun 2021.
TTP adalah kelompok terpisah tetapi merupakan sekutu dekat Taliban Afghanistan.
Associated Press berkontribusi pada laporan ini.