Anggota Kongres Partai Republik mengatakan mata-mata Tiongkok di balik peretasan Departemen Luar Negeri juga menyusup ke emailnya
3 min readBARUAnda sekarang dapat mendengarkan artikel Fox News!
Kelompok peretas Tiongkok yang mengakses email Departemen Luar Negeri juga menemukan email pribadi dan politik untuk Rep. Don Bacon, R-Neb. diperoleh, anggota kongres mengumumkan pada hari Senin.
Bacon mengumumkan di X bahwa FBI telah memberi tahu dia tentang infiltrasi email pribadi dan kampanyenya. Dia mengatakan para peretas memiliki akses ke akun tersebut selama hampir sebulan.
“Saya berterima kasih kepada FBI karena memberi tahu saya bahwa PKT meretas email pribadi dan kampanye saya dari tanggal 15 Mei hingga 16 Juni tahun ini. Peretas PKT menggunakan kerentanan dalam perangkat lunak Microsoft, dan itu bukan karena ‘kesalahan pengguna’,” tulis Bacon.
“Jadi ada korban lain dalam operasi siber ini. Pemerintah Komunis di Tiongkok bukanlah teman kita dan sangat aktif dalam melakukan spionase siber. Saya akan bekerja lembur untuk memastikan Taiwan menerima setiap $19 miliar simpanan senjata yang mereka pesan, dan masih banyak lagi,” tambahnya.
MUSK MEMPERKIRAKAN KEMAMPUAN AI Tiongkok AKAN KUAT, LAPORAN BERKATA
Kelompok peretas Tiongkok yang mengakses email Departemen Luar Negeri juga menemukan email pribadi dan politik untuk Rep. Don Bacon, R-Neb. diperoleh, dia mengumumkan pada hari Senin. (Gambar Getty)
AS mengungkap dugaan operasi mata-mata Tiongkok yang lebih besar pada pertengahan Juli. Dugaan operasi mata-mata tersebut dilaporkan menyusupi ratusan ribu email pemerintah AS.
CHINA KIRIM Kawanan PESAWAT LISTRIK, KAPAL ANGKATAN LAUT KE TAIWAN JELANG PELATIHAN INVASI TAHUNAN
Amerika Serikat Nicholas Burns termasuk di antara mereka yang diretas. Dia dan Daniel Kritenbrink, asisten menteri luar negeri untuk Asia Timur, diyakini merupakan dua pejabat paling senior di Departemen Luar Negeri yang menjadi sasaran. Menteri Perdagangan Gina Raimondo juga termasuk di antara mereka yang menjadi sasaran, kata para pejabat AS kepada The Washington Post.
Duta Besar AS untuk Tiongkok, Nicholas Burns, termasuk di antara mereka yang komputernya diretas. Dia dan Daniel Kritenbrink, asisten menteri luar negeri untuk Asia Timur, diyakini merupakan dua pejabat paling senior di Departemen Luar Negeri yang menjadi sasaran. (Foto oleh Sha Hanting/China News Service melalui Getty Images)
“Departemen Luar Negeri mendeteksi aktivitas yang tidak wajar, mengambil langkah segera untuk mengamankan sistem kami, dan akan terus memantau secara dekat dan merespons dengan cepat setiap aktivitas lebih lanjut,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri setelah penemuan tersebut.
ADMIN BIDEN BERSUMPAH UNTUK MEMINTA PERTANGGUNGJAWABAN PERETAS CINA SETELAH EMAIL PEMERINTAH TERPECAHKAN
“Mengenai kebijakan keamanan siber, kami tidak membahas rincian tanggapan kami dan insiden tersebut masih dalam penyelidikan,” tambah juru bicara tersebut. “Departemen Luar Negeri mempunyai program keamanan siber yang kuat untuk melindungi sistem dan informasi kami dan terus berupaya membangun ketahanan dan tetap berada di depan pelaku jahat. Kami terus memantau jaringan kami dan memperbarui prosedur keamanan kami.”

Microsoft telah memberikan rincian tentang peretasan Tiongkok yang berdampak pada pemerintah AS. (Foto Biaya/Penerbitan Mendatang melalui Getty Images)
KLIK DI SINI UNTUK MENDAPATKAN APLIKASI FOX NEWS
Hubungan antara AS dan Tiongkok masih bermasalah, meskipun Menteri Luar Negeri Antony Blinken melakukan perjalanan ke negara itu bulan lalu.
Bradford Betz dari Fox News berkontribusi pada laporan ini.