Pemindaian terkomputerisasi baru dapat mendeteksi penyakit jantung
3 min read
Pemindaian jantung jenis baru dapat memberi dokter gambaran tiga dimensi yang realistis tentang arteri yang tersumbat tanpa prosedur invasif.
Sebuah studi baru menunjukkan pemindaian, yang dikenal sebagai multislice computer tomography (MSCT), hampir sama akuratnya dengan angiogram koroner invasif konvensional dalam mendeteksi penyumbatan arteri yang perlu diperbaiki.
Para peneliti mengatakan hasil ini menunjukkan bahwa teknik pencitraan non-invasif yang baru dapat memberikan alternatif selain angiogram bagi beberapa orang yang diduga menderita penyakit jantung.
Kunjungi Pusat Kesehatan Penyakit Jantung WebMD
Deteksi penyakit jantung
Angiogram koroner adalah metode yang direkomendasikan untuk mengevaluasi penyakit jantung. Dalam angiogram koroner, tabung tipis dan fleksibel yang disebut kateter dimasukkan ke dalam pembuluh darah, biasanya di selangkangan, dan diarahkan ke jantung. Kemudian pewarna disuntikkan ke dalam pembuluh darah agar lebih terlihat pada sinar-X.
Risiko yang terkait dengan angiogram koroner kecil, namun komplikasi serius dan berpotensi fatal seperti stroke, kerusakan arteri, atau pendarahan internal dapat terjadi. Tes ini juga menyebabkan ketidaknyamanan dan memerlukan perawatan lanjutan.
MSCT adalah teknik pemindaian sinar-X jenis baru yang dirancang untuk mendeteksi penyakit jantung. Teknik baru ini mengambil lebih banyak gambar dalam beberapa detik dibandingkan CT scan tradisional.
Komputer kemudian memproses informasi ini dan mengubahnya menjadi gambar arteri tiga dimensi. Prosedur ini menghilangkan risiko dan ketidaknyamanan yang terkait dengan angiogram, namun terdapat risiko umum yang terkait dengan paparan radiasi sinar-X.
Baca “Latihan untuk Jantung Sehat” dari WebMD
Bandingkan metode pelacakan
Dalam studi ini, peneliti membandingkan keakuratan MSCT yang baru dikembangkan dengan angiogram koroner konvensional. Selama periode 10 bulan, 103 orang dewasa yang diduga menderita penyakit jantung menjalani kedua tes tersebut.
Studi tersebut menunjukkan bahwa dibandingkan dengan angiogram, pemindaian jantung 95 persen akurat dalam mendeteksi penyumbatan arteri yang signifikan. Hasilnya dimuat dalam The Journal of American Medical Association edisi 25 Mei.
Para peneliti mengatakan hasil MSCT dan angiogram pada sebagian besar kasus disepakati dan mengidentifikasi pasien yang akan mendapat manfaat dari operasi jantung untuk memperbaiki arteri yang tersumbat.
Baca “5 Langkah Menuju Jantung yang Lebih Sehat” dari WebMD
Alternatif baru?
Dengan kemajuan teknologi yang pesat ini, para peneliti mengatakan MSCT mungkin berkembang dari pelengkap yang bermanfaat bagi angiografi invasif menjadi alternatif yang layak.
Dalam editorial yang menyertai penelitian tersebut, Mario J. Garcia, MD, dari The Cleveland Clinic, mengatakan bahwa hasil ini menjanjikan dan ada banyak orang yang berisiko terkena penyakit jantung yang mungkin memerlukan MSCT.
Namun Garcia mengatakan ada beberapa keterbatasan pada teknologi baru ini dan terlalu dini untuk mengatakan apakah teknologi ini akan menggantikan angiogram untuk sebagian besar pasien.
Misalnya, katanya, dosis radiasi yang digunakan dalam MSCT adalah dua hingga tiga kali lebih banyak dibandingkan yang digunakan dalam angiogram, sehingga meningkatkan kekhawatiran akan penggunaan berulang pada orang muda atau wanita usia subur.
Garcia mengatakan masih belum jelas bagaimana MSCT harus digunakan.
“Haruskah tes ini digunakan sebagai tes pertama untuk mengevaluasi nyeri dada atau sebagai tes tambahan pada pasien dengan hasil tes stres yang samar-samar? Dalam kedua kasus tersebut, pemilihan pasien yang memadai akan sangat penting,” kata Garcia.
Oleh Jennifer Warner, diulas oleh Michael W. Smith, MD
SUMBER: Hoffman, M. The Journal of American Medical Association, 25 Mei 2005; jilid 293: hlm 2471-2478.