Maret 21, 2026

blog.hydrogenru.com

Mencari Berita Terbaru Dan Terhangat

Ahmadinejad Menunjuk Kepala Nuklir Iran yang Baru

2 min read
Ahmadinejad Menunjuk Kepala Nuklir Iran yang Baru

Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad telah menunjuk seorang kepala baru program nuklir negaranya, menyusul pengunduran diri mendadak kepala veterannya, kantor berita resmi IRNA melaporkan pada hari Jumat.

Ali Akbar Salehi, mantan utusan Iran untuk Badan Energi Atom Internasional, menggantikan Gholam Reza Aghazadeh sebagai wakil presiden baru dan kepala Organisasi Energi Atom Iran, kata IRNA.

Para pejabat tidak memberikan alasan atas pengunduran diri Aghazadeh, namun ia telah lama dekat dengan pemimpin oposisi reformis Mir Hossein Mousavi, yang mengaku sebagai pemenang dalam pemilihan presiden 12 Juni dan menyebut pemerintahan Ahmadinejad tidak sah.

Penggantian tersebut kemungkinan besar tidak akan membawa perubahan apa pun dalam kebijakan nuklir atau mempengaruhi perselisihan antara Iran dan Barat mengenai program nuklir negara tersebut, karena pimpinan program nuklir tidak terlibat langsung dalam negosiasi, dan pada akhirnya semua keputusan kebijakan berada di tangan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Momen paling penting bagi Salehi terjadi pada tahun 2003 ketika 18 tahun aktivitas nuklir rahasia Iran terungkap, sehingga isu nuklir Iran menjadi agenda utama Dewan Gubernur IAEA.

Pada bulan Desember 2003, Salehi menandatangani protokol tambahan pada Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir di bawah mantan Presiden reformis Mohammad Khatami yang mengizinkan inspektur IAEA untuk menggeledah fasilitas nuklir Iran tanpa pemberitahuan dan tanpa batasan.

Ahmadinejad kemudian menghentikan inspeksi yang mengganggu tersebut sebagai protes atas rujukan Iran ke Dewan Keamanan PBB yang kemudian menjatuhkan sanksi terhadap negara tersebut karena menolak menghentikan program pengayaan uraniumnya yang kontroversial.

Salehi meraih gelar doktor di bidang fisika nuklir dari Massachusetts Institute of Technology di Amerika Serikat. Ia juga menjabat sebagai profesor madya dan rektor Universitas Teknologi Sharif di Teheran.

Pendahulunya, Aghazadeh, dihormati secara luas di Iran sebagai bapak program nuklir negara tersebut.

Selama 12 tahun masa jabatannya, Aghazadeh terus mendorong program nuklir, yang dikhawatirkan Barat adalah pengembangan senjata. Iran membantah tuduhan ini.

Pada tahun lalu, ia telah mengumumkan beberapa kemajuan dalam produksi sentrifugal, yang merupakan komponen kunci dari program pengayaan.

Menurut pengawas nuklir PBB, Iran memiliki hampir 5.000 mesin sentrifugal yang saat ini memperkaya uranium untuk digunakan sebagai bahan bakar nuklir dan 2.000 lainnya siap digunakan.

Aghazadeh belum berkomentar secara terbuka mengenai kerusuhan pemilu 12 Juni, di mana para pendukung Mousavi melakukan demonstrasi besar-besaran di jalanan sebelum pemerintah menumpas mereka dengan tindakan keras, namun ia dikenal sebagai rekan dekat Mousavi sejak pemimpin oposisi tersebut menjadi perdana menteri pada tahun 1980an.

Kepala nuklir yang akan segera pensiun juga dekat dengan Akbar Hashemi Rafsanjani, seorang ulama berpengaruh dan mantan presiden yang merupakan saingan berat presiden.

Aghazadeh termasuk di antara sekelompok pejabat pro-Rafsanjani yang mendirikan partai politik, Kargozaran, pada awal tahun 1990an.

Ada juga indikasi perbedaan di balik layar antara Aghazadeh dan menteri energi Ahmadinejad mengenai rencana pembukaan pembangkit listrik tenaga nuklir pertama Iran di Bushehr, yang pembukaannya telah berulang kali ditunda.

SGP hari Ini

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.