Maret 25, 2026

blog.hydrogenru.com

Mencari Berita Terbaru Dan Terhangat

Bush mengirim utusan Zinni kembali ke Timur Tengah

3 min read
Bush mengirim utusan Zinni kembali ke Timur Tengah

Presiden Bush telah memutuskan untuk memberikan dosis ganda diplomasi Amerika ke dalam kekacauan yang terjadi di Timur Tengah, dengan mengirimkan Utusan Khusus Ret. Jenderal Marinir Anthony Zinni kembali ke wilayah tersebut tepat ketika Wakil Presiden juga melakukan perjalanan ke sana.

Bush mengatakan dia memerintahkan Zinni kembali dengan harapan menghentikan peningkatan kekerasan, seperti yang diharapkan dalam rencana perdamaian yang diusulkan oleh Direktur CIA George Tenet.

“Karena komitmen kami terhadap perdamaian, saya mengirim Jenderal Tony Zinni kembali ke wilayah tersebut minggu depan untuk bekerja sama dengan Israel dan Palestina guna mulai menerapkan Rencana Kerja Prinsip sehingga pihak-pihak tersebut dapat memperbarui upaya mereka demi perdamaian yang lebih luas,” kata Bush, yang didampingi oleh Wakil Presiden Dick Cheney dan Menteri Luar Negeri Colin Powell.

Cheney akan memulai tur 10 hari ke 12 negara di wilayah tersebut pada hari Minggu untuk bertemu dengan para pemimpin guna membahas situasi di Timur Tengah serta perang melawan teror. Salah satu topik yang pasti akan dibahas adalah proposal perdamaian yang diajukan oleh Putra Mahkota Arab Saudi Abdullah, yang telah mengusulkan pengakuan Arab atas Israel dengan imbalan tanah, sebuah proposal yang telah menarik perhatian pemerintahan Bush.

Pengumuman Bush disampaikan hanya beberapa jam setelah Sekretaris Pers Gedung Putih Ari Fleischer mengatakan Zinni tidak akan kembali kecuali ada “bukaan di mana kembalinya Jenderal Zinni akan membawa manfaat.”

Bush mengatakan pemerintahannya telah mengadakan banyak konsultasi dengan Perdana Menteri Ariel Sharon dan pemimpin Palestina Yasser Arafat selama seminggu terakhir untuk memutus siklus kekerasan yang telah berlangsung selama 17 bulan.

Pada hari Kamis, 11 warga Palestina tewas dan lebih dari 20 orang terluka dalam pertempuran. Di Tepi Barat, seorang pembom bunuh diri Palestina meledakkan dirinya di sebuah hotel di pintu masuk pemukiman Yahudi, dan seorang pengendara mobil Israel ditembak dan terluka parah.

Sebagai pembalasan, Israel memperluas serangannya terhadap sasaran-sasaran Palestina, menyerbu dua kamp pengungsi Tepi Barat, menembaki posisi polisi Palestina dan menembakkan rudal ke markas Yasser Arafat saat ia bertemu dengan utusan Uni Eropa untuk Timur Tengah. Ledakan itu menghancurkan jendela-jendela di ruangan tempat keduanya bertemu beberapa saat sebelumnya.

Sehari sebelumnya, Powell, ketika berbicara di hadapan panel Senat, telah memperingatkan Sharon bahwa deklarasi perang harus dipertimbangkan kembali.

“Tuan Sharon perlu memikirkan kembali kebijakannya – jika Anda mendeklarasikan perang terhadap Palestina dan berpikir Anda dapat menyelesaikan masalah dengan melihat berapa banyak warga Palestina yang bisa terbunuh – saya tidak tahu apakah hal itu tidak akan membawa kita kemana-mana,” katanya kepada subkomite Alokasi DPR.

Sharon membalas pada hari Kamis, dengan mengatakan dia tidak menyatakan perang.

“Israel melakukan perlawanan terhadap organisasi teroris dalam kerangka haknya untuk membela diri. Siapa yang memulai perang ini mempunyai kekuatan untuk menghentikannya, namun tetap lebih memilih perang terorisme,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Ketika ditanya pada hari Kamis apakah pernyataan Powell terlalu keras terhadap Sharon, Bush mengatakan menurutnya Menteri Luar Negeri AS sedang menyeimbangkan pernyataan tersebut dengan komentar keras yang sama terhadap Arafat, yang menurutnya belum berbuat cukup banyak untuk menghentikan aksi bom bunuh diri di wilayah Palestina.

Bush juga mengatakan dia memahami keinginan Sharon untuk melindungi rakyatnya dan meningkatkan keamanan, namun dia harus mengambil langkah berikutnya.

“Saya percaya apa yang kami katakan adalah bahwa harus ada visi perdamaian, harus ada lebih dari sekedar keamanan, harus ada upaya untuk mencapai perdamaian abadi dan saya berharap teman saya, Perdana Menteri Sharon, setuju dengan penilaian itu,” kata Bush.

Terlepas dari pengumuman tersebut, Departemen Luar Negeri pada hari Kamis mendesak Israel untuk menghentikan serangan yang telah menyebabkan meningkatnya jumlah korban warga sipil di wilayah Palestina.

Serangan-serangan itu “jelas bertentangan dengan tujuan utama mengurangi kekerasan dan kembali melakukan perundingan,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri Richard Boucher.

“Tindakan seperti itu harus dihentikan sekarang,” katanya. “Penting bagi Angkatan Pertahanan Israel untuk menerapkan pengendalian diri dan disiplin sepenuhnya untuk menghindari kerugian lebih lanjut terhadap warga sipil.”

Associated Press berkontribusi pada laporan ini.

taruhan bola online

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.