Maret 3, 2026

blog.hydrogenru.com

Mencari Berita Terbaru Dan Terhangat

Kapal nelayan tenggelam di lepas pantai Alaska; 5 Mati, 2 hilang

2 min read
Kapal nelayan tenggelam di lepas pantai Alaska; 5 Mati, 2 hilang

Empat awak kapal penangkap ikan diselamatkan hidup-hidup dari rakit penyelamat di lautan es dan badai pada hari Rabu, beberapa jam setelah kapal mereka dilaporkan dalam keadaan darurat, kata juru bicara Penjaga Pantai. Lima anggota awak tewas, dan dua masih hilang.

Pencarian dilanjutkan untuk mencari dua awak kapal Katmai yang tersisa, sebuah kapal pengolah ikan sepanjang 93 kaki yang berbasis di Pulau Kodiak, Alaska, kata Petugas Penjaga Pantai Levi Read.

Read mengatakan dua awak kapal yang tewas ditemukan pada Rabu malam oleh kapal penangkap ikan yang membantu Penjaga Pantai dalam pencarian. Tiga mayat ditemukan sebelumnya.

Suhu air mencapai 43 derajat ketika tim penyelamat menarik korban yang selamat dari rakit, kata Read. Ia belum bisa berspekulasi berapa lama mereka berada di atas rakit karena tidak diketahui secara pasti kapan mereka meninggalkan perahunya. Meski begitu, katanya, ada beberapa faktor yang membantu mereka bertahan hidup.

“Dibutuhkan banyak ketekunan dan banyak hati,” kata Read. Pakaian bertahan hidup mereka, kondisi fisik mereka dan upaya untuk menjaga satu sama lain dalam keadaan semi-hangat dan terjaga bisa membantu mereka bertahan, katanya.

Keempat orang yang selamat ditemukan di rakit dekat Amchitka Pass, yang menghubungkan Laut Bering dengan Samudera Pasifik sekitar 1.400 mil barat daya Anchorage.

Para penyintas dapat memberi tahu tim penyelamat bahwa ke-11 awak kapal dapat mengenakan pakaian penyelamat mereka sebelum Katmai tenggelam, kata Read.

Karena tidak ada kilau minyak yang biasanya terlihat dari kapal yang tenggelam, Penjaga Pantai sebelumnya ragu untuk mengatakan dengan pasti bahwa kapal tersebut telah tenggelam.

“Mereka bilang kapalnya tenggelam,” Read membenarkan.

Para penyintas tetap berada di helikopter Penjaga Pantai dan membantu pencarian sampai helikopter tersebut kembali ke Pulau Adak terdekat untuk mengisi bahan bakar, kata Read. Mereka turun di Adak, dimana mereka dilaporkan dalam kondisi baik.

Tidak jelas apa yang terjadi pada kapal tersebut.

Penjaga Pantai menerima sinyal elektronik dari Katmai pada pukul 01:00. Helikopter pencari dan pesawat C-130 diberangkatkan dari Kodiak, perjalanan sekitar 4 1/2 jam. Awak pesawat melihat dua senter di dalam air dan menjatuhkan dua rakit penyelamat. Namun setelah matahari terbit, para pencari tidak melihat tanda-tanda keberadaan Katmai atau awaknya, kata Read.

Satu strobo dipasang pada pakaian bertahan hidup yang kosong dan yang lainnya dipasang pada suar darurat mengambang yang dapat diaktifkan secara otomatis jika terkena air. Kapal diharuskan membawa perangkat tersebut untuk memberi sinyal darurat dan pencarian bantuan.

Penjaga Pantai tidak menerima panggilan Mayday, tetapi mengingat lokasi kapal yang terpencil, panggilan tersebut mungkin tidak terdengar.

“Sulit untuk mengatakan apakah mereka mencoba atau tidak,” kata Read.

Puing-puing yang ditemukan di area pencarian termasuk pakaian penyelamat, peralatan memancing, pelampung dan pelampung, kata Read.

Penjaga Pantai melaporkan lautan setinggi 10 hingga 15 kaki di wilayah tersebut, dengan angin bertiup dari utara dengan kecepatan 34 mph. Daerah tersebut mengalami kombinasi hujan dan salju.

Katmai membawa muatan ikan cod dan menuju Pelabuhan Belanda di Pulau Unalaska, kata Read. Dutch Harbor terletak 800 mil barat daya Anchorage dan sekitar 610 mil barat daya Kodiak.

Menurut catatan izin negara, Katmai dimiliki oleh Katmai Fisheries yang berbasis di Seattle. Panggilan ke perusahaan tidak segera dibalas.

situs judi bola

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.