Maret 16, 2026

blog.hydrogenru.com

Mencari Berita Terbaru Dan Terhangat

Para ilmuwan melihat monyet sedang memancing di sepanjang tepi sungai

3 min read
Para ilmuwan melihat monyet sedang memancing di sepanjang tepi sungai

Kera ekor panjang mempunyai reputasi mengetahui cara mencari makanan—entah itu mengambil buah dari pohon di hutan atau mengambil pisang dari turis yang terkejut.

Kini para peneliti menyatakan telah menemukan kelompok monyet berambut perak di Indonesia yang sedang ditangkap.

Sekelompok kera ekor panjang telah diamati mengambil ikan kecil dengan tangan mereka dan memakannya di sepanjang sungai di provinsi Kalimantan Timur dan Sumatera Utara sebanyak empat kali selama delapan tahun terakhir, menurut para peneliti dari The Nature Conservancy dan Great Ape Trust.

Spesies ini diketahui memakan buah-buahan dan memakan kepiting serta serangga, namun belum pernah menangkap ikan di sungai sebelumnya.

“Sangat menarik melihat perilaku baru setelah sekian lama,” kata Erik Meijaard, salah satu penulis studi tentang kera pemancing yang muncul di International Journal of Primatology bulan lalu. “Ini merupakan indikasi betapa sedikitnya yang kita ketahui tentang spesies ini.”

• Klik di sini untuk mengunjungi Pusat Ilmu Pengetahuan Alam FOXNews.com.

Meijaard, penasihat sains senior di The Nature Conservancy, mengatakan tidak jelas apa yang mendorong kera ekor panjang tersebut pergi memancing.

Namun dia mengatakan hal ini menunjukkan sisi lain dari kera yang diketahui oleh para peneliti, yakni kemampuan beradaptasi terhadap perubahan lingkungan dan pergeseran sumber makanan.

“Mereka adalah spesies yang bertahan hidup dan memiliki pengetahuan untuk menghadapi kondisi sulit,” kata Meijaard, Selasa. “Perilaku ini mungkin melambangkan fleksibilitas ekologis.”

Penulis lain dari makalah ini, yang menggambarkan penangkapan ikan sebagai perilaku yang “langka dan terisolasi”, adalah relawan The Nature Conservancy Anne-Marie E. Stewart, Chris H. Gordon dan Philippa Schroor, dan Serge Wich dari Great Ape Trust.

Beberapa primata lain juga menunjukkan perilaku ikan, tulis Meijaard, termasuk kera Jepang, babun chacma, babon zaitun, simpanse, dan orangutan.

Agustin Fuentes, seorang profesor antropologi di Universitas Notre Dame yang mempelajari kera ekor panjang, atau macaca fascicularis, di pulau Bali dan Singapura, mengatakan dia “terdorong” untuk mempublikasikan temuan ini karena rincian tersebut dapat memberikan wawasan tentang “kompleksitas hewan-hewan ini”.

“Itu tidak mengherankan bagi saya karena mereka sangat mudah beradaptasi,” katanya. “Jika Anda memberi mereka kesempatan untuk mendapatkan sesuatu yang baik, mereka akan melakukan yang terbaik untuk mendapatkannya.”

Fuentes, yang tidak terkait dengan penelitian yang diterbitkan tersebut, mengatakan ia melihat perilaku serupa di Bali, di mana ia mengamati kera ekor panjang di sawah yang terendam banjir mencari katak dan kepiting.

Dia mengatakan hal ini menegaskan keyakinannya bahwa kemampuan mereka untuk berkembang di lingkungan perkotaan dan pedesaan mulai dari Indonesia hingga Thailand utara dapat memberikan pelajaran bagi spesies yang terancam punah.

“Kami melihat begitu banyak spesies primata yang kondisinya tidak baik. Namun pada saat yang sama, kera-kera ini juga dalam kondisi yang sangat baik,” katanya. “Kita perlu mempelajari keberhasilan mereka dalam kaitannya dengan spesies lain.”

Meski begitu, Fuentes dan Meijaard mengatakan penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami makna penuh dari perilaku tersebut. Di antara pertanyaan yang masih ada adalah apa yang mendorong monyet-monyet tersebut pergi memancing dan seberapa umum hal tersebut terjadi di antara spesies tersebut.

Kera ekor panjang diamati menangkap ikan dua kali oleh peneliti The Nature Conservancy pada tahun 2007, dan Wich melihat mereka melakukannya dua kali pada tahun 1998 saat mempelajari orangutan.

taruhan bola

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.