Februari 28, 2026

blog.hydrogenru.com

Mencari Berita Terbaru Dan Terhangat

Oposisi Zimbabwe menyerukan PBB untuk campur tangan guna menghindari pertumpahan darah

3 min read
Oposisi Zimbabwe menyerukan PBB untuk campur tangan guna menghindari pertumpahan darah

Partai oposisi Zimbabwe pada hari Sabtu meminta PBB untuk campur tangan dalam kampanye pemilihan presiden di negara itu karena kekhawatiran bahwa penguasa lama Robert Mugabe dapat melancarkan tindakan keras untuk tetap berkuasa.

Kelompok oposisi Gerakan untuk Perubahan Demokratik juga akan hadir di hadapan Pengadilan Tinggi Zimbabwe untuk mencoba memaksa komisi pemilihan umum negara itu untuk mempublikasikan hasil pemilu 29 Maret, kata juru bicara partai Nelson Chamisa.

Proyeksi independen menunjukkan kandidat MDC, Morgan Tsvangirai, memenangkan sebagian besar suara dalam pemilu, namun tidak cukup untuk menang langsung atas Mugabe.

Partai berkuasa ZANU-PF mengumumkan pada hari Jumat bahwa mereka mendukung Mugabe, yang pemerintahannya selama 28 tahun membawa Zimbabwe dari pembebasan menuju kehancuran, dalam pemilihan umum kedua.

Chamisa mengatakan ada tanda-tanda bahwa Mugabe (84) bersiap menggunakan kekerasan untuk mempertahankan kekuasaannya. Dia menunjuk pada demonstrasi di Harare yang dilakukan oleh para veteran perang yang setia kepada Mugabe yang telah mengalahkan lawannya di masa lalu; penggerebekan terhadap kantor partai oposisi; dan penahanan jurnalis asing oleh polisi bersenjata lengkap anti huru hara.

“Mereka mencoba mengintimidasi masyarakat, mereka mencoba menetapkan konteks untuk melancarkan kekerasan. Naluri vampir rezim ini pasti akan terungkap,” tuduh Chamisa.

Zimbabwe membutuhkan bantuan komunitas internasional, katanya.

“PBB harus memastikan bahwa tidak ada kekerasan di negara ini… Mereka tidak boleh (menunggu) datang ketika ada darah di jalanan, darah di desa-desa.”

Mugabe telah memerintah sejak pasukan gerilyanya membantu mewujudkan Zimbabwe merdeka pada tahun 1980. Popularitasnya telah terpukul oleh kemerosotan ekonomi yang diikuti dengan penyitaan lahan pertanian komersial milik orang kulit putih yang seringkali disertai kekerasan sejak tahun 2000. Sepertiga penduduk telah meninggalkan negara tersebut, 80 persen dari mereka yang masih menganggur dan inflasi mencapai lebih dari 0001000.

Chamisa mengatakan ia mengharapkan pengadilan untuk segera menjawab permohonannya mengenai hasil pemilu pada sidang Sabtu pagi, namun ia tidak berharap dengan hasilnya.

Pengadilan Zimbabwe penuh dengan simpatisan Mugabe yang menunda mendengarkan gugatan oposisi terhadap hasil pemilu tahun 2002 dan 2005 yang menurut para pengamat internasional dirusak oleh penipuan dan intimidasi.

AS dan negara-negara Barat lainnya juga mendesak publikasi hasil pemilu presiden.

Undang-undang mewajibkan pengumpulan suara dalam waktu 21 hari sejak pemilu pertama. Namun para diplomat di Harare dan PBB mengatakan Mugabe berencana mengumumkan penangguhan hukuman 90 hari untuk memberi waktu bagi pasukan keamanan untuk bertahan.

Tim pemantau pemilu Uni Afrika tidak menemukan bukti adanya kecurangan dalam pemilu akhir pekan lalu, menurut pemimpin delegasi, mantan Presiden Sierra Leone Ahmed Tejan Kabbah.

Kabbah memuji Mugabe sebagai “seorang patriot” dan mengatakan pada pertemuan hari Kamis bahwa pemimpin Zimbabwe itu “santai” meskipun mengalami kemunduran dalam pemilu.

Jurnalis New York Times Barry Bearak termasuk di antara mereka yang ditahan pada Kamis oleh polisi antihuru-hara bersenjata lengkap yang mengepung dan memasuki sebuah hotel di Harare yang sering dikunjungi oleh wartawan asing, kata pengacara. Institut Demokratik Nasional AS mengatakan salah satu stafnya, Dileepan Sivapathasundaram asal Amerika, ditahan di bandara Harare pada Kamis ketika ia mencoba meninggalkan negara itu.

Pemerintah menolak sebagian besar permohonan jurnalis asing untuk meliput pemilu dan melarang pengamat pemilu dari negara Barat.

Pengacara Beatrice Mtetwa mengatakan Jaksa Agung telah memutuskan tidak ada kasus terhadap dua orang Amerika dan orang ketiga yang belum diidentifikasi. Namun polisi memutuskan untuk menahan mereka. Tidak jelas apakah tuntutan baru akan diajukan.

Tom Casey mengatakan empat orang Amerika ditahan pada hari Kamis, namun dua orang telah dibebaskan dan meninggalkan negara itu. Dia mengatakan salah satu dari dua orang yang masih ditahan adalah seorang reporter dan telah dilihat oleh pejabat AS. Yang lainnya belum ditemukan oleh pejabat AS, katanya.

Data SGP Hari Ini

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.