Israel memperingatkan warga sipil di Gaza utara untuk mengungsi dalam waktu 24 jam: ‘Demi keselamatan Anda’
3 min readBARUAnda sekarang dapat mendengarkan artikel Fox News!
Israel memperingatkan 1,1 juta orang yang tinggal di Gaza utara harus mengevakuasi daerah tersebut dalam waktu 24 jam sebagai “langkah kemanusiaan untuk mengurangi korban sipil” menjelang tanggapan tentara terhadap serangan teror Hamas.
Jonathan Conricus, juru bicara tentara Israel membagikan pesan itu katanya dikirim Jumat pagi di X, sebelumnya Twitter, kepada warga di Gaza.
“IDF menyerukan evakuasi semua warga sipil dari Kota Gaza dari rumah mereka ke arah selatan demi keselamatan dan perlindungan mereka sendiri dan untuk pindah ke daerah selatan Wadi Gaza, Sungai Gaza, seperti yang ditunjukkan pada peta,” kata Conricus.
Ia menjelaskan bahwa dengan memerintahkan masyarakat untuk bergerak ke selatan sungai, maka petunjuk arah menjadi jelas dan dapat dimengerti oleh semua orang, terlepas dari apakah mereka memiliki peta atau tidak.
KLIK DI SINI UNTUK UPDATE TERBARU MENGENAI PERANG ISRAEL-HAMAS
Tank-tank Israel bergerak di dekat perbatasan Gaza ketika tentara mengerahkan kendaraan militer di sekitar Jalur Gaza. (Mostafa Alkharouf/Anadolu melalui Getty Images)
Conricus mengatakan perintah evakuasi adalah untuk tujuan keamanan, dan menambahkan bahwa warga sipil tidak akan dapat kembali ke Kota Gaza sampai ada pengumuman lain untuk membersihkan daerah tersebut. Ia juga mengatakan untuk tidak mendekati area pagar keamanan dengan Israel.
Gambar kemudian muncul menunjukkan warga Palestina di dalam Jalur Gaza menuju ke selatan. Dalam salah satu foto, terlihat dua pria mengendarai kap mobil untuk melarikan diri dari area tersebut.
Warga Palestina di Jalur Gaza terlihat menuju ke selatan setelah diperingatkan oleh tentara Israel untuk meninggalkan daerah tersebut. (TPS)
Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan kepada Associated Press bahwa mereka telah menerima pemberitahuan dari Israel yang mengeluarkan peringatan evakuasi 24 jam, dan Conricus mengonfirmasi komunikasi dengan PBB.
Sebuah sumber diplomatik mengatakan kepada Trey Yingst dari Fox News bahwa Hamas mencegah warga Palestina mengevakuasi daerah-daerah yang menjadi sasaran serangan udara Israel. Dalam laporan langsung pada Jumat pagi, Yingst mengatakan seorang pejabat senior dari kelompok teror mengatakan kepadanya bahwa evakuasi “secara teknis tidak mungkin.”
ISRAEL SIAPKAN INVASI DASAR UNTUK MENGHAPUS HAMAS, PADA WARGA AMERIKA MASIH MENYANDERAI

Sebuah keluarga terlihat mengemasi barang-barang mereka dan menuju ke selatan di Jalur Gaza pada hari Jumat. (TPS)
Hamas beroperasi dari Kota Gaza di terowongan-terowongan di bawah rumah-rumah dan di dalam gedung-gedung yang dihuni oleh warga sipil tak berdosa dalam upaya untuk menggunakan mereka sebagai tameng manusia.
“Warga sipil Kota Gaza, mengungsi ke selatan demi keselamatan Anda sendiri dan keluarga Anda dan menjauhkan diri dari teroris Hamas yang menggunakan Anda sebagai tameng manusia,” kata IDF dalam rilis beritanya.
IDF mengatakan pihaknya akan terus beroperasi secara signifikan di Kota Gaza dan akan melakukan upaya ekstensif untuk melakukan hal tersebut menghindari merugikan warga sipil.
“Ada warga sipil di sini yang bukan musuh kami dan kami tidak ingin menjadikan mereka sasaran. Kami meminta mereka mengungsi sehingga kami dapat terus menyerang sasaran militer milik Hamas di Jalur Gaza,” kata Conricus.
KLIK DI SINI UNTUK MENDAPATKAN APLIKASI FOX NEWS
Hingga Kamis malam, lebih dari 2.800 warga Israel dan Palestina telah terbunuh dan setidaknya 9.800 lainnya terluka sejak serangan Hamas. serangan terhadap Israel pada hari Sabtu. Jumlah korban tewas diperkirakan akan meningkat ketika pasukan Israel dilaporkan bersiap untuk melakukan invasi darat ke Gaza.