Pesawat tempur IDF menyerang 750 sasaran militer Hamas di Jalur Gaza utara semalam
3 min readBARUAnda sekarang dapat mendengarkan artikel Fox News!
Pasukan Pertahanan Israel mengatakan pihaknya menyerang 750 sasaran militer pada Kamis malam sebagai tanggapan atas serangan yang dilancarkan oleh kelompok teror Hamas di negara itu akhir pekan lalu.
Lusinan pesawat tempur menyerang sasaran militer Hamas di Jalur Gaza, termasuk 12 aset militer Hamas yang terletak di gedung bertingkat yang digunakan oleh kelompok tersebut untuk tujuan teror, menurut IDF.
Sasarannya meliputi terowongan teror bawah tanah Hamas, kompleks dan pos militer, kediaman anggota senior teroris yang digunakan sebagai pusat komando militer, gudang penyimpanan senjata, ruang komunikasi, dan anggota senior teroris yang menjadi sasaran.
Selain serangan udara, IDF mengatakan tentara dari unit khusus menargetkan tiga anggota Hamas yang berspesialisasi dalam tembakan mortir di pusat komando militer di Kota Gaza.
ISRAEL PERINGATAN WARGA DI GAZA UTARA UNTUK MENINGGALKAN DAERAH DALAM WAKTU 24 JAM: ‘DEMI KESELAMATAN ANDA’
Pasukan Pertahanan Israel mengatakan puluhan jet tempur dan tentara pasukan khusus menyerang 750 sasaran militer di Kota Gaza semalam sebagai tanggapan atas serangan teror Hamas terhadap Israel. (Ahmad Hasaballah/Getty Images)
Serangan semalam hingga Jumat pagi terjadi sehari setelah Israel melancarkan “gelombang serangan” yang menewaskan seorang pemimpin senior Hamas dan menghancurkan pusat komando operasional di Gaza, IDF melaporkan Kamis.
Salah satu serangan udara yang dilakukan pada hari Kamis menewaskan Muhammad Abu Shamla, seorang operator angkatan laut senior Hamas di Brigade Rafah, sementara serangan lainnya mengenai pusat komando operasional yang digunakan oleh operasi Hamas, tempat penyusupan ke komunitas Israel di sekitar Gaza dilakukan pada hari Sabtu.
“Pesawat IDF menyerang Muhammad Abu Shamla, seorang operator angkatan laut senior Hamas di Brigade Rafah. Kediaman Abu Shamla digunakan untuk menyimpan senjata angkatan laut yang dirancang untuk teror terhadap Negara Israel,” kata IDF dalam sebuah pernyataan.
MANTAN PEMIMPIN HAMAS MENDESAK Umat Islam DI SELURUH DUNIA UNTUK MEMPROTES ISRAEL DAN BERGABUNG MELAWAN
Hamas mengklaim pada hari Jumat bahwa serangan udara militer Israel di Jalur Gaza menewaskan 13 sandera yang diculik kelompok tersebut dalam serangan mendadak yang mematikan di Israel pada hari Sabtu. Pejabat Israel mengatakan sebanyak 150 orang telah disandera oleh Hamas.
Sayap militer Hamas mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat bahwa 13 sandera telah tewas di berbagai lokasi dalam 24 jam terakhir dan tidak memberikan informasi identitas apa pun. Israel belum mengkonfirmasi klaim kelompok tersebut.
Tidak diketahui berapa banyak sandera yang merupakan orang Amerika, namun Gedung Putih mengatakan pada hari Rabu bahwa jumlah tersebut “sangat kecil”. Menteri Luar Negeri Antony Blinken mengkonfirmasi pada hari Kamis bahwa 27 orang Amerika tewas dalam perang berikutnya antara Israel dan Hamas.
KLIK DI SINI UNTUK UPDATE TERBARU MENGENAI PERANG ISRAEL-HAMAS
Seorang juru bicara Hamas hari Senin mengancam bahwa kelompok itu akan membunuh satu sandera untuk setiap serangan udara Israel yang tidak diumumkan sebelumnya yang menghantam rumah-rumah warga sipil di Gaza.
Hamas diketahui bersembunyi di terowongan di bawah bangunan sipil dan menggunakan penduduk Gaza sebagai tameng manusia melawan kemarahan Israel.
Warga Palestina mengungsi dari rumah mereka setelah serangan Israel pada 13 Oktober 2023 di Kota Gaza, Gaza. (Ahmad Hasaballah/Getty Images)
KLIK DI SINI UNTUK MENDAPATKAN APLIKASI FOX NEWS
Hingga Jumat pagi, lebih dari 2.800 warga Israel dan Palestina telah terbunuh dan setidaknya 9.800 lainnya terluka sejak Hamas berkuasa. serangan terhadap Israel pada hari Sabtu.
Jumlah korban tewas diperkirakan akan meningkat ketika pasukan Israel dilaporkan bersiap untuk melakukan invasi darat ke Gaza.
Lawrence Richard dari Fox News Digital berkontribusi pada laporan ini.