Maret 5, 2026

blog.hydrogenru.com

Mencari Berita Terbaru Dan Terhangat

Pertumbuhan PDB melambat menjadi 1,6 persen pada kuartal ketiga, terbebani oleh merosotnya pasar perumahan

2 min read
Pertumbuhan PDB melambat menjadi 1,6 persen pada kuartal ketiga, terbebani oleh merosotnya pasar perumahan

Pertumbuhan ekonomi melambat pada kuartal ketiga, hanya meningkat sebesar 1,6 persen, yang terburuk dalam lebih dari tiga tahun terakhir.

Gambaran terkini mengenai perekonomian, yang dirilis oleh Departemen Perdagangan Jumat, menunjukkan bahwa merosotnya pasar perumahan telah menyebabkan hilangnya momentum perekonomian secara dramatis. Investasi dalam pembangunan rumah mengalami penurunan terbesar sejak awal tahun 1991.

Baca terus produk domestik bruto lebih lemah dari angka 2,1 persen yang diperkirakan banyak ekonom.

Produk domestik bruto mengukur nilai seluruh barang dan jasa yang diproduksi di Amerika Serikat dan dianggap sebagai barometer terbaik status perekonomian negara tersebut. Laporan hari Jumat memberikan pembacaan PDB terakhir sebelum pemilu 7 November.

Persoalan ekonomi diperkirakan akan mempengaruhi pilihan pemilih ketika mereka pergi ke tempat pemungutan suara. Tingkat persetujuan Presiden Bush terhadap perekonomian berada pada angka 40 persen, di antara seluruh orang dewasa yang disurvei dalam jajak pendapat AP-Ipsos. Peringkat tersebut masih mendekati peringkat terendah. Masyarakat yang disurvei lebih mempercayai Partai Demokrat dibandingkan Partai Republik dalam menangani perekonomian.

Tingkat pertumbuhan kuartal ketiga sebesar 1,6 persen merupakan yang terlemah sejak kuartal pertama tahun 2003, ketika perekonomian tumbuh pada tingkat tahunan sebesar 1,2 persen.

Kinerja terbaru ini menggarisbawahi betapa besarnya penurunan kecepatan perekonomian pada tahun ini.

Pada kuartal pertama, perekonomian tumbuh pesat sebesar 5,6 persen, yang merupakan lonjakan pertumbuhan terkuat dalam 2 1/2 tahun. Namun pertumbuhan melambat menjadi 2,6 persen pada kuartal kedua karena konsumen dan dunia usaha memperketat belanja mereka sebagai respons terhadap dampak kenaikan harga energi dan dampak kenaikan biaya pinjaman selama dua tahun lebih.

Namun pada kuartal ketiga, konsumen bertahan dengan baik. Mereka punya pengeluaran pada tingkat 3,1 persen, naik dari tingkat 2,6 persen pada kuartal kedua.

Sementara itu, dunia usaha meningkatkan belanja peralatan dan perangkat lunak sebesar 6,4 persen pada kuartal ketiga, sebuah perbaikan dari penurunan sebesar 1,4 persen pada periode kedua.

Lemahnya perekonomian pada kuartal ketiga sebagian besar disebabkan oleh melemahnya pasar perumahan yang dulu sedang panas.

Pengeluaran untuk pembangunan rumah turun sebesar 17,4 persen pada kuartal ketiga. Ini merupakan penurunan terbesar sejak kuartal pertama tahun 1991, ketika belanja negara dipotong sebesar 21,7 persen.

Lemahnya pembangunan inventaris oleh dunia usaha dan peningkatan persediaan defisit perdagangan juga berperan dalam membebani aktivitas ekonomi pada kuartal ketiga.

Klik di sini untuk mengunjungi Pusat Ekonomi FOXBusiness.com.

link alternatif sbobet

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.