Dewan Pemilihan Rhode Island Menemukan ‘Tidak Ada Pola Kecurangan yang Jelas’ dalam Kampanye Kongres Letnan Gubernur Matos
2 min readBARUAnda sekarang dapat mendengarkan artikel Fox News!
Dewan Pemilihan Umum Rhode Island mengatakan pada hari Selasa bahwa tinjauannya terhadap pencalonan tanda tangan yang diajukan oleh tim kampanye kongres Letnan Gubernur Sabina Matos tidak menemukan “pola penipuan yang jelas” tetapi akan terus melakukan penyelidikan untuk melindungi integritas proses demokrasi.
Peninjauan tersebut dilakukan setelah petugas pemilu di tiga komunitas di Distrik Kongres ke-1 meminta departemen kepolisian setempat untuk menyelidiki dugaan penipuan tanda tangan pada surat nominasi yang diserahkan oleh kampanye Matos. Jaksa Agung negara bagian dan polisi negara bagian kemudian terlibat dalam penyelidikan.
Surat nominasi diduga memuat nama korban tewas dan beberapa orang yang mengaku namanya dipalsukan.
Terlepas dari dugaan penipuan tersebut, dewan tersebut mengkonfirmasi bahwa kampanye Matos telah mengumpulkan lebih dari cukup tanda tangan pemilih untuk memenuhi syarat untuk pemungutan suara utama pada 5 September untuk mencari nominasi Partai Demokrat dalam persaingan menggantikan mantan anggota Partai Republik untuk menggantikan David Cicline.
WANITA ARIZONA Mengaku Bersalah atas Penipuan Pemilih Setelah Dituduh Memalsukan Tanda Tangan Ibu yang Meninggal
Cisilin mengundurkan diri awal musim panas ini untuk menjadi presiden dan CEO Rhode Island Foundation.
Dewan memilih untuk melanjutkan penyelidikan dan akan mengeluarkan panggilan pengadilan kepada semua orang yang mengumpulkan tanda tangan untuk Matos, tetapi hanya setelah pemilihan pendahuluan agar tidak mempengaruhi hasil pemilihan khusus.
Letnan Gubernur Sabina Matos menyampaikan pidato kemenangannya pada malam pemilihan kandidat dan pendukung Partai Demokrat Rhode Island pada 8 November 2022 di Providence, Rhode Island. (Foto AP/Mark Stockwell, berkas)
“Melanjutkan jalur paralel menuju Jaksa Agung akan menyebabkan kekacauan pemilu,” kata David Sholes, wakil ketua dewan, seraya mencatat bahwa pemungutan suara awal dimulai Rabu.
MESKIPUN TAKUT TERHADAP DEMOKRASI, LEBIH BANYAK RAKYAT AMERIKA YANG MENERIMA PEMILU BIDEN DIBANDINGKAN PEMILU TRUMP EMPAT TAHUN LALU
Matos, salah satu dari selusin kandidat Partai Demokrat yang mencalonkan diri untuk menggantikan Ciclin, menyalahkan vendor luar yang disewa oleh tim kampanyenya atas tanda tangan yang dipertanyakan tersebut.
“Dewan Pemilihan Umum mengkonfirmasi apa yang selama ini dikatakan oleh tim kampanye saya dan apa yang ditemukan oleh Menteri Luar Negeri sebelumnya: meskipun menjadi korban vendor yang berbohong kepada kampanye saya, kami telah menyerahkan lebih dari cukup tanda tangan yang sah untuk memenuhi syarat pemungutan suara,” kata Matos dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa.
Matos diperkirakan akan menjadi kandidat terdepan dan lawan-lawannya dari Partai Demokrat menggunakan skandal itu untuk menyerangnya.
“Sangat disayangkan bahwa orang-orang yang menentang saya telah menggunakan ini sebagai kesempatan untuk mencoba mencoreng reputasi saya dan mempertanyakan proses demokrasi kita,” katanya.
KLIK DI SINI UNTUK MENDAPATKAN APLIKASI FOX NEWS
Tim kampanye Matos mengatakan pihaknya bekerja sama dengan penyelidikan jaksa agung. Juru bicara jaksa agung mengatakan pada hari Selasa bahwa penyelidikan sedang berlangsung.
Jaksa Agung Peter Neronha mengatakan kantornya akan memeriksa formulir nominasi yang diserahkan oleh tim kampanye Matos di setiap kota di distrik tersebut.