Februari 8, 2026

blog.hydrogenru.com

Mencari Berita Terbaru Dan Terhangat

Pemerintah negara-negara Arab mengutuk pemboman di Istanbul

3 min read
Pemerintah negara-negara Arab mengutuk pemboman di Istanbul

Negara-negara Arab bergabung dengan negara-negara lain dalam mengutuk serangan bom bunuh diri pada hari Kamis di Istanbul, Turki, dan menteri informasi Suriah menyebut serangan tersebut sebagai “kejahatan barbar”.

“Pemerintah dan rakyat Suriah mengutuk semua tindakan teroris yang menargetkan warga sipil tak berdosa dan hanya merugikan keamanan, stabilitas, dan perdamaian,” kata Menteri Penerangan Ahmad al-Hassan kepada pejabat tersebut. Kantor Berita Arab Suriah (mencari).

Karena dukungannya terhadap kelompok radikal Palestina, Suriah masuk dalam daftar negara sponsor terorisme oleh Departemen Luar Negeri.

Sekretaris Jenderal Liga Arab (mencari), Amr Moussa, mengatakan dia “mengutuk keras ledakan yang menargetkan warga sipil tak berdosa,” menurut juru bicaranya, Hisham Youssef. Liga Arab mengelompokkan 21 negara Arab dan Otoritas Palestina.

Ledakan tersebut menghancurkan bagian luar Konsulat Jenderal Inggris dan kantor pusat bank HSBC yang berbasis di London di Turki di Istanbul, menewaskan lebih dari dua lusin orang dan melukai ratusan lainnya.

Serangan tersebut diduga dilakukan oleh jaringan teror al-Qaeda, yang mengaku bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri pada hari Sabtu di dua sinagoga di Istanbul. Serangan tersebut menewaskan 23 orang dan dua pelaku bom.

Beberapa orang melihat adanya pola politik yang direncanakan di balik serangan tersebut, bukan sekedar kebencian buta.

“Sinagoga-sinagoga tempo hari, Inggris hari ini. Sepertinya ada yang mencoba memberitahu Turki bahwa mereka harus dihukum karena mendukung Israel, karena mendukung penggulingan Saddam Hussein di Irak,” kata Menteri Luar Negeri Denmark Per Stig Moeller.

Moeller mengatakan tidak ada lagi yang bisa merasa aman. “Semua orang bisa kena, itu Palang Merah (mencari), PBB, sinagoga, konsulat menjadi sasaran serangan,” katanya, mengacu pada serangan di Irak dan juga Turki.

“Saya tidak tahu siapa yang bertanggung jawab atas ledakan-ledakan itu, tapi siapa pun yang bertanggung jawab, ini adalah kesalahan besar,” kata Menteri Luar Negeri Mesir Ahmed Maher kepada wartawan di Kairo. “Tidak ada pembenaran atas serangan kriminal semacam itu, yang dikecam oleh dunia yang beradab.”

Menteri Luar Negeri Yordania Marwan Muasher mengecam serangan di Istanbul dan menawarkan dukungan negaranya kepada Turki.

“Serangan-serangan teroris ini, dan serangan-serangan sebelumnya terhadap sinagoga-sinagoga Yahudi di Istanbul, memerlukan peningkatan upaya internasional untuk memerangi segala bentuk terorisme,” kata Muasher dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh kantor berita resmi Petra.

Para pemimpin dunia telah berjanji untuk meningkatkan perang melawan terorisme.

“Tidak boleh ada yang menahan diri, tidak ada kompromi, tidak ada keraguan dalam menghadapi ancaman ini, menyerangnya dimanapun dan kapanpun kita bisa dan mengalahkannya sepenuhnya,” kata Perdana Menteri Inggris Tony Blair.

Negara-negara Eropa telah meningkatkan keamanan di sekitar banyak sasaran potensial seperti kedutaan besar dan sinagoga sejak pemboman hari Sabtu, dan serangan baru ini semakin memperkuat upaya tersebut. Polisi Jerman mendirikan barikade di sekitar kedutaan Inggris di pusat Berlin pada hari Kamis.

Beberapa negara, mulai dari Inggris hingga Swiss, telah menyarankan agar tidak melakukan perjalanan ke Turki.

Bahkan olahraga paling populer di Eropa, sepak bola, juga terkena dampaknya. Federasi Eropa UEFA menunda dua pertandingan internasional di Turki karena serangan tersebut.

Kepala mata-mata luar negeri Jerman, August Hanning, mengatakan bin Laden terus memainkan peran penting dalam memobilisasi kebangkitan aktivis al-Qaeda, yang telah menemukan titik kumpul baru dalam pendudukan AS di Irak.

“Sekarang mereka kembali mampu melakukan serangan dalam skala besar,” ujarnya. “Kami yakin (bin Laden) masih memainkan peran penting di balik layar,” katanya. “Dia berkomunikasi dengan para pendukungnya melalui pesan-pesannya. Dia mencoba memobilisasi mereka, dan tentu saja dia memanfaatkan situasi di Irak.”

Melawan ancaman tersebut, dunia mendukung Turki pada hari Kamis.

“Bukan hanya Israel, ini adalah bahaya bagi seluruh dunia bebas. Tidak ada kompromi terhadap teror,” kata Perdana Menteri Israel Ariel Sharon. “Hal ini memaksa kita untuk mengingat perlunya dunia bebas untuk melawan teror.”

Serangan tersebut bertepatan dengan kunjungan Presiden Bush ke Inggris, sekutu utama perang di Irak. Pada hari Kamis, sasaran Inggris menjadi pusat serangan.

“Inggris, Amerika dan negara-negara bebas lainnya saat ini bersatu dalam kesedihan dan bersatu dalam tekad untuk melawan dan mengalahkan kejahatan ini dimanapun ia ditemukan,” kata Bush.

Negara-negara NATO dan Rusia mengatakan dalam pernyataan bersama setelah pertemuan pada hari Kamis bahwa “para teroris yang melakukan kekejaman ini tidak akan berhasil dalam upaya mereka untuk menabur ketakutan dan perpecahan di antara komunitas internasional.”

Di Parlemen Eropa, para legislator mengheningkan cipta selama satu menit untuk mengenang para korban.

situs judi bola

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.