Februari 2, 2026

blog.hydrogenru.com

Mencari Berita Terbaru Dan Terhangat

Bom bunuh diri di lingkungan Rock Ultra-Ortodoks Yerusalem

2 min read
Bom bunuh diri di lingkungan Rock Ultra-Ortodoks Yerusalem

Tiga bayi Israel termasuk di antara sembilan orang yang tewas pada Sabtu malam dalam serangan bom bunuh diri di jalan-jalan sempit di lingkungan ultra-Ortodoks Yerusalem.

Ratusan warga Palestina yang tinggal di dekatnya dilaporkan merayakan serangan tersebut, sebuah tindakan balasan atas infiltrasi militer Israel baru-baru ini ke kamp-kamp pengungsi Tepi Barat.

Selain pelaku bom Palestina, setidaknya sembilan warga Israel tewas dan sedikitnya 57 orang terluka, empat di antaranya luka serius, menurut polisi dan pejabat rumah sakit.

Ketika Sabat Yahudi berakhir dan penduduk berhamburan keluar dari sinagoga ke gang-gang berliku di Mea Shearim, pelaku bom meledakkan bahan peledak sambil berdiri di dekat sekelompok orang, kata polisi.

Ledakan dahsyat terdengar di seluruh pusat kota Yerusalem dan melontarkan api ke udara dari sebuah mobil yang terbakar.

“Saya langsung keluar (di jalan) dan melihat ada mobil yang terbakar, gedung di sebelahnya juga ikut terbakar,” kata saksi Yitzhak Weinberger (22).

Pelaku bom kemudian diidentifikasi sebagai Mohammed Daragmeh yang berusia 20 tahun. Sumber keamanan Palestina mengatakan Daragmeh adalah anggota Brigade Martir Al Aqsa, bagian dari gerakan Fatah pimpinan pemimpin Palestina Yasser Arafat.

Tak lama setelah pemboman, seorang polisi Israel ditembak mati di pemukiman Yahudi di luar Yerusalem. Brigade Martir Al Aqsa mengaku bertanggung jawab.

Pemerintahan Arafat mengeluarkan pernyataan yang mengecam pemboman tersebut, menyalahkan Israel atas kekerasan yang terjadi baru-baru ini, dan menyalahkan Israel atas kekerasan di masa depan. Dikatakan bahwa mereka menyatakan “Sharon dan pemerintahnya bertanggung jawab atas kerusakan yang terjadi di wilayah tersebut, dan segala kerusakan lebih lanjut.”

Diiringi sirene yang meraung-raung, ambulans dan mobil polisi bergegas menuju Mea Shearim, sebuah lingkungan ultra-Ortodoks di Yerusalem barat. Letaknya tepat di seberang jalan utama dari lingkungan Palestina di Yerusalem timur. Tim penyelamat membawa korban luka dengan tandu.

“Saya melihat tempat parkir. Lalu dua menit kemudian saya mendengar ledakan,” kata seorang saksi mata, yang hanya menyebut namanya sebagai David, kepada radio.

Polisi tidak segera memberikan rincian tambahan. Petugas pemadam kebakaran menyiram mobil yang berasap yang tampaknya digunakan dalam ledakan tersebut, menurut a Pers Terkait reporter di tempat kejadian.

“Ini tidak ada hubungannya dengan peperangan, tidak ada hubungannya dengan pembebasan nasional, ini ada hubungannya dengan pembunuhan orang-orang Yahudi yang tidak bersalah, yang baru saja kembali dari salat malam mereka,” kata Dore Gold, juru bicara pemerintah Israel. “Negara Israel tahu bagaimana membela rakyat Israel, dan akan melakukannya.”

Sementara itu, warga Palestina telah menyatakan kemarahannya atas serangan militer Israel ke dua kamp pengungsi di Tepi Barat selama tiga hari terakhir, dan militan Palestina telah berjanji untuk membalasnya dengan serangan.

Jennifer Griffin dari Fox News dan The Associated Press berkontribusi pada laporan ini.

SDY Prize

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.