Februari 9, 2026

blog.hydrogenru.com

Mencari Berita Terbaru Dan Terhangat

Beberapa orang tewas dalam kekerasan di Irak

3 min read
Beberapa orang tewas dalam kekerasan di Irak

Pemberontak pembom dan pria bersenjata menewaskan empat pengawal nasional Irak, seorang kepala polisi dan dua polisi pada hari Selasa dalam serangan tanpa henti yang dilakukan militan terhadap pasukan keamanan negara tersebut.

Selain itu, dua tentara AS tewas dan dua lainnya terluka akibat bom pinggir jalan pada Senin malam di ibu kota Irak, sementara dua marinir AS tewas karena luka yang diderita dalam pertempuran Senin di provinsi Anbar sebelah barat Irak. Bagdad (mencari), kata militer. Salah satu Marinir meninggal karena luka-lukanya pada hari Selasa.

Seorang Marinir ketiga tewas pada hari Selasa karena luka tembak yang tidak menimbulkan permusuhan, dan seorang tentara lainnya tewas dalam kecelakaan kendaraan, kata militer. Kematian tersebut menambah sedikitnya 918 jumlah anggota militer AS yang tewas sejak dimulainya operasi militer di Irak.

Garda Nasional Irak tewas ketika sebuah bom mobil menghantam pos mereka di wilayah Kharnabat di utara Baqouba. Sebuah van putih melaju menuju pos pemeriksaan dan mencoba bergabung dengan konvoi kendaraan militer AS, kata Mayor Neal O’Brien, juru bicara Angkatan Darat AS.

Seorang pengemudi tentara memaksa truk tersebut keluar dari jalan dan penyerang meledakkan bom tersebut, katanya. Enam penjaga juga terluka, kata Letnan Garda Nasional Mohammed al-Duleimi.

“Penargetan yang terus menerus terhadap personel pasukan keamanan Irak…merusak keselamatan seluruh warga Irak dan hanya akan mempercepat tekad pasukan keamanan Irak untuk menyediakan lingkungan yang aman dan terjamin,” kata O’Brien.

Ledakan itu merupakan bagian dari kampanye serangan terhadap polisi dan Garda Nasional, yang dianggap pemberontak sebagai kolaborator dengan pasukan AS dan koalisi. Dari April 2003 hingga Mei 2004, 710 polisi Irak terbunuh dari total 130.000 petugas, kata pihak berwenang. Seminggu yang lalu, sebuah bom truk menghantam pusat perekrutan polisi bakuba (mencari), 35 mil timur laut Bagdad, tempat ratusan pelamar kerja berkumpul. Ini menewaskan 70 orang.

Sebelumnya pada hari Selasa, sebuah bom pinggir jalan di distrik al-Washash di Baghdad menewaskan Kolonel Mouyad Mohammed Bashar, kepala kantor polisi al-Mamoun, dan seorang petugas lainnya tewas. Foto-foto Associated Press Television News menunjukkan sebuah van polisi berwarna putih, pintunya hancur dan darah berceceran di kursi pengemudi.

Petugas ketiga terluka, kata Zayed Mohammed, seorang dokter di Rumah Sakit al-Yarmouk. Di rumah sakit, seorang polisi yang berlumuran darah terbaring di tempat tidur, perutnya dan kakinya dibalut perban.

Di kota utara Mosul (mencari), para penyerang melepaskan tembakan ke kantor polisi, menewaskan satu petugas dan melukai dua orang sebelum melarikan diri, kata kepala polisi Izzat Ibrahim.

Di kota suci Najaf, pasukan AS Senin bentrok dengan orang-orang bersenjata yang melindungi ulama radikal Syiah Buatan tangan al-Sard (mencari) rumah dalam bentrokan yang menewaskan seorang wanita dan melukai tiga orang, menurut direktur Rumah Sakit Al-Hakim. Militer AS belum memberikan komentar mengenai hal ini.

Setidaknya enam kendaraan militer AS memasuki daerah Zahra di Najaf dekat rumah al-Sadr, yang dilindungi oleh milisinya, Tentara Mahdi, kata para saksi.

Rentetan tembakan dan mortir menyebabkan mobil-mobil terbakar sebelum polisi Irak turun tangan dan pasukan Amerika mundur, kata para saksi mata.

Ali al-Yassiry, juru bicara al-Sadr di Bagdad, mengatakan pasukan AS sempat mengepung rumah al-Sadr tetapi kemudian mundur dari Najaf.

Al-Sadr, yang dicari oleh pasukan AS atas pembunuhan seorang ulama moderat di Najaf pada April 2003, berada di rumahnya pada saat itu, kata para saksi mata.

Ulama radikal tersebut, yang mendapat dukungan akar rumput atas sikap anti-koalisinya, melancarkan pemberontakan selama dua bulan pada awal April setelah otoritas pendudukan pimpinan AS menutup surat kabarnya dan menangkap seorang pembantu utamanya. Serangkaian gencatan senjata mengakhiri pertempuran, dan isu apakah akan melaksanakan surat perintah penangkapan ditunda.

Di Irak utara, para penyabot mengebom pipa minyak di timur laut kota Beiji pada hari Selasa, serangan terbaru terhadap infrastruktur negara tersebut, kata militer AS.

Kolonel Polisi Nurzad Ahmed, seorang pejabat keamanan di Perusahaan Minyak Utara milik negara, mengatakan kebakaran terjadi di dekat al-Fattah, sekitar 135 mil sebelah utara Bagdad, namun pipa tersebut, yang bukan merupakan jalur ekspor, tidak terbakar. Dia mengatakan tempat pembuangan sampah di dekatnya dibakar.

“Apinya besar dan kami telah memulai upaya untuk memadamkannya,” kata Ahmed kepada The Associated Press.

Mayor Neal O’Brien, juru bicara Divisi Infanteri 1 Angkatan Darat AS, mengatakan api menyebar ke lokasi konstruksi terdekat.

Belum jelas dampak apa yang akan ditimbulkan ledakan tersebut terhadap ekspor minyak. Pemberontak telah berulang kali menyerang infrastruktur minyak Irak dalam upaya untuk merampas dana pemerintah sementara untuk upaya rekonstruksi.

Togel Singapore

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.