Februari 4, 2026

blog.hydrogenru.com

Mencari Berita Terbaru Dan Terhangat

Musuh: Perang Irak Berakhir | Berita Rubah

2 min read
Musuh: Perang Irak Berakhir | Berita Rubah

Sekutu kuat AS, Australia, memujinya milik Presiden Bush ( cari ) berjanji untuk mempertahankan pasukan di Irak sampai pertempuran dimenangkan, namun penentang misi tersebut mengatakan hal itu memicu kekhawatiran bahwa konflik akan berlarut-larut tanpa batas waktu.

“Irak adalah sebuah konflik tanpa batas waktu, tanpa strategi keluar dan tanpa pernyataan misi sejak hari pertama,” kata Tom Cameron, juru bicara Irak. Australia (cari) kata oposisi Partai Buruh. “Australia perlu kembali fokus pada kawasan dan kesalahan yang ada, bukannya terjebak dalam rawa berdarah pemberontakan Irak.”

Namun pemerintah Australia memuji kata-kata Bush.

“Pidato tersebut sangat bagus dan menekankan perlunya perjuangan demi kebebasan dan demokrasi serta tekad Amerika Serikat dan mitra koalisi kami lainnya untuk memenangkan perjuangan tersebut,” kata Penjabat Perdana Menteri. John Anderson (pencarian) berkata.

“Pidato tersebut menyoroti bagaimana pemberontak dan teroris di Irak telah gagal mencegah penyerahan kedaulatan kepada rakyat Irak, mereka telah gagal mencegah pemilihan umum dan mereka gagal mencegah warga Irak untuk bergabung dengan pasukan keamanan Irak,” tambahnya.

Perdana Menteri Jepang Junichiro Koizumi (Search) mengatakan kepada wartawan: “Presiden Bush telah mengatakan bahwa AS akan bertanggung jawab sampai pasukan keamanan Irak dapat berdiri sendiri. Tidak ada negara di komunitas internasional yang mengatakan AS harus mundur sekarang.”

Jepang memiliki sekitar 500 tentara yang bermarkas di Samawah, Irak selatan, dalam misi non-tempur untuk membantu memperbaiki sekolah, fasilitas umum, dan memurnikan air.

Di Indonesia, negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, juru bicara Kementerian Luar Negeri Marty Natalegawa mengatakan Jakarta tidak akan menebak-nebak jadwal penarikan Washington dari Irak, namun mengatakan perbaikan hukum dan ketertiban adalah kunci bagi masa depan negara tersebut.

“Yang jelas adalah keamanan adalah kunci bagi Irak untuk mencapai kemajuan lebih lanjut,” katanya. “Indonesia dapat diandalkan untuk mendukung pemerintah dan rakyat Irak dalam transisi penting menuju demokrasi.”

Indonesia tidak memiliki pasukan di Irak dan tidak berencana mengirimkannya.

Harry Prasetyo, seorang porter di sebuah hotel di Jakarta, mengatakan dia belum pernah melihat pidato Bush, namun dia mengatakan sudah waktunya bagi Amerika Serikat untuk pergi dan membiarkan rakyat Irak untuk “membangun masa depan mereka sendiri.”

“Konflik ini sudah terlalu lama. Jika Amerika Serikat tidak meninggalkan Irak, maka negara-negara Muslim di sekitar Irak akan semakin membenci Amerika,” kata Prasetyo. “Dampak terbesarnya adalah pada rakyat (Amerika). Mereka tidak bisa kemana-mana. Mereka punya terlalu banyak musuh.”

Keluaran SGP Hari Ini

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.