California Merilis Aturan untuk Rencana Cap-and-Trade
3 min read
SAN FRANCISCO – California pada hari Selasa merilis rancangan peraturan untuk rencana pembatasan dan perdagangan gas rumah kaca yang akan menjadi upaya AS yang paling ambisius dalam menggunakan pasar tersebut untuk mengatasi pemanasan global.
Undang-undang negara bagian mewajibkan California untuk mengurangi karbon dioksida dan emisi gas rumah kaca lainnya ke tingkat tahun 1990 pada tahun 2020. Langkah-langkah yang diambil akan berkisar dari peraturan kendaraan dan bangunan yang ramah lingkungan hingga sistem pembatasan dan perdagangan (cap-and-trade) yang memungkinkan pabrik dan perusahaan listrik saling bertukar kredit untuk mengeluarkan gas-gas yang menyebabkan pemanasan bumi.
Peraturan federal yang sedang diperdebatkan oleh Kongres dapat mengaburkan dan menghalangi rencana regional, namun California dan pemerintah daerah lainnya melihat diri mereka sebagai garda depan dalam mengatasi perubahan iklim, terutama mengingat lambatnya tindakan nasional dan kemunduran dalam perundingan internasional yang dijadwalkan di Kopenhagen bulan depan.
Rancangan undang-undang yang dirilis pada hari Selasa menunjukkan bahwa California, yang dipandang sebagai trendsetter lingkungan hidup, dapat mengambil tindakan lebih dari yang diharapkan dalam putaran pertama pembatasan dan perdagangan, yang akan dimulai pada tahun 2012.
Pemasok bensin dan bahan bakar pemanas perumahan dapat dimasukkan dalam fase pembatasan dan perdagangan pertama, yang diharapkan akan fokus pada sumber utama polusi seperti pembangkit listrik dan kilang.
“California adalah yang pertama,” kata Mary Nichols, ketua Dewan Sumber Daya Udara negara bagian, kepada wartawan melalui telepon konferensi. Rancangan peraturan tersebut memulai periode komentar yang akan mengarah pada peraturan final pada musim gugur mendatang.
Sistem perdagangan regional AS bagian timur laut yang kurang komprehensif sudah berjalan, dengan fokus pada emisi karbon dioksida dari negara-negara penghasil emisi besar. California, sebaliknya, berencana untuk memasukkan hampir semua sumber emisi untuk mencapai tujuannya.
Perusahaan-perusahaan di California sering mengkritik rencana tersebut karena terlalu cepat dan memakan biaya terlalu besar. Apakah dampak bersih dari rencana tersebut akan menghasilkan ekonomi hijau yang baru atau bencana bagi dunia usaha yang terbebani secara berlebihan, masih menjadi perdebatan hangat.
PERHATIAN BESAR
Perkiraan baru mengenai biaya rencana, termasuk saran mengenai seberapa besar dukungan yang diberikan kepada industri, tidak akan tersedia sampai kelompok penasihat independen mengeluarkan laporan tahun depan.
Rancangan tersebut menghindari permasalahan yang mungkin paling sulit, yaitu seberapa besar kita harus bergantung pada lelang kredit, yang mengharuskan perusahaan listrik dan sejenisnya untuk membeli izin untuk melakukan polusi. Para penerbit terutama menginginkan hibah mereka lebih awal.
Namun Nichols mengatakan Kalifornia telah menunjukkan keinginan yang kuat untuk mengadakan lelang secepat mungkin dan bahwa undang-undang pemanasan global tahun 2006 memberikan panduan yang jelas ketika para politisi di Kongres AS terus menggalang dukungan untuk rancangan undang-undang tersebut.
“Kongres memulai hal ini, Anda tahu, sebagai latihan politik untuk melihat berapa banyak hibah yang harus Anda berikan kepada kelompok mana agar mereka mau ikut serta dalam program ini. Mereka tidak memiliki undang-undang iklim,” katanya.
Pertanyaannya adalah bagaimana kita melakukannya dengan cara yang lebih hemat biaya,” tambah Nichols, yang Dewan Sumber Daya Udaranya ditunjuk oleh undang-undang negara bagian sebagai regulator utama yang memutuskan cara mengurangi gas rumah kaca.
Biaya untuk satu ton karbon dioksida pada awalnya bisa mencapai $10, berdasarkan bagaimana program lain beroperasi, katanya. Ini sekitar setengah dari harga Eropa saat ini. Rata-rata orang Amerika mempunyai produksi karbon sekitar 20 ton per tahun, menurut Persatuan Ilmuwan Peduli.
Sistem pembatasan dan perdagangan (cap-and-trade) hanya menyumbang sekitar seperlima pengurangan emisi di Kalifornia, namun hal ini menarik banyak perhatian, sebagian karena negara bagian tersebut, dengan perekonomian dan populasi terbesar di AS, merupakan bagian dari Inisiatif Iklim Barat yang beranggotakan 11 negara, yang meliputi negara bagian AS dan provinsi-provinsi di Kanada.
Tiongkok juga akan mengawasi tindakan California, yang sebagian didasarkan pada kemitraan negara bagian tersebut dengan provinsi-provinsi di Tiongkok, kata Derek Walker, direktur Perubahan Iklim California.
“Dalam banyak hal, ini mirip dengan apa yang Anda dengar sekarang dari sirkuit internasional. Semua orang datang ke meja dengan taruhan pembuka mereka,” katanya. Namun tidak seperti kebanyakan negara lain, California telah berkomitmen untuk melakukan pengurangan dan kini sedang mengerjakan rinciannya.