Somalia mendapatkan kesepakatan keringanan utang senilai $4,5 miliar
3 min readBARUAnda sekarang dapat mendengarkan artikel Fox News!
- Somalia pada hari Rabu mendapatkan kesepakatan keringanan utang sebesar $4,5 miliar dengan kreditor internasional.
- Perjanjian tersebut merupakan bagian dari inisiatif Negara-Negara Miskin yang Berutang Besar, sebuah program pengampunan utang yang diawasi oleh Dana Moneter Internasional dan Bank Dunia.
- Utang nasional Somalia saat ini lebih dari $5 miliar.
Somalia mendapatkan kesepakatan keringanan utang senilai $4,5 miliar dari kreditor internasional pada hari Rabu, kata Dana Moneter Internasional dan Bank Dunia, yang akan memungkinkan negara tersebut untuk berkembang secara ekonomi dan memulai proyek-proyek baru.
Kesepakatan itu dicapai sebagai bagian dari program keringanan utang – yang disebut inisiatif Negara-Negara Miskin yang Berutang Banyak – yang diawasi oleh kedua organisasi tersebut. Sebagai hasil dari partisipasi mereka dalam program ini, utang luar negeri Somalia akan turun dari 64 persen PDB pada tahun 2018 menjadi kurang dari 6 persen PDB pada akhir tahun 2023, kata IMF dan Bank Dunia dalam siaran pers bersama.
Utang nasional Somalia saat ini melebihi $5 miliar, menurut angka resmi.
PBB SERUKAN PENARIKAN PASUKAN UNI AFRIKA DARI SOMALIA YANG SAMA TEROR
“Proses keringanan utang Somalia telah dilakukan selama hampir satu dekade melalui upaya lintas pemerintah yang mencakup tiga pemerintahan politik. Ini merupakan bukti komitmen nasional kami dan memprioritaskan agenda penting dan memberdayakan ini,” kata Presiden Somalia, HE Hassan Sheikh Mohamud dalam sebuah pernyataan.
Departemen Keuangan AS mengatakan pihaknya bermaksud untuk membatalkan 100 persen sisa klaim Somalia dan “mendesak kreditor bilateral Somalia lainnya untuk bermurah hati dan bertindak cepat.”
Perjanjian tersebut merupakan “tonggak penting dalam perjalanan Somalia menuju pemulihan berkelanjutan dan reformasi yang berarti untuk meningkatkan stabilitas dan peluang ekonomi yang lebih besar bagi rakyat Somalia,” kata Menteri Keuangan AS Janet Yellen.
Bendera Somalia dikibarkan pada 28 Januari 2010 di Mogadishu, Somalia. (YASUYOSHI CHIBA/AFP melalui Getty Images)
Ali Yasin Sheikh, wakil gubernur bank sentral Somalia, mengatakan kepada The Associated Press pada hari Rabu bahwa keringanan utang berdasarkan inisiatif Negara-Negara Miskin yang Berutang Besar merupakan keringanan bagi negaranya, yang ingin mendapatkan pendanaan baru untuk proyek-proyek publik.
Selain itu, kata dia, Somalia kini akan lebih mudah menarik investor baru.
“Pengampunan utang akan membawa perubahan persepsi dunia terhadap stabilitas perekonomian negara,” ujarnya. “Somalia akan memiliki akses terhadap dana dan investasi global dari seluruh dunia karena terbuka terhadap pasar keuangan internasional.”
Namun, ia memperingatkan bahwa “sangat penting untuk memastikan bahwa langkah-langkah diambil untuk mencegah Somalia kembali terjerumus ke dalam utang yang tinggi”.
Somalia masih menjadi salah satu negara termiskin di dunia, yang sebagian besar dilanda tantangan keamanan akibat kerusuhan yang terjadi selama bertahun-tahun.
PENGADILAN TINGGI AFRIKA BARAT MINTA PERMINTAAN KERINGANAN SANKSI NIGER, ANK JUNTA ILEGAL
Negara Tanduk Afrika ini berusaha mencapai stabilitas politik melalui transisi seperti yang dilakukan oleh Hassan Sheikh Mohamud pada tahun 2022, meskipun ada kemunduran termasuk pemberontakan yang sedang berlangsung oleh Al-Shabab. Kelompok ekstremis, yang menentang pemerintah federal, masih menguasai sebagian besar wilayah pedesaan Somalia. Al-Shabab secara teratur melakukan serangan mematikan di ibu kota Mogadishu, dan di tempat lain di negara tersebut.
Somalia juga rentan terhadap guncangan terkait iklim, dengan beberapa wilayah di negara tersebut mendekati kondisi kelaparan, menurut Bank Dunia. Pada saat yang sama, hujan lebat baru-baru ini menyebabkan banjir besar di beberapa bagian Somalia.
Penghapusan utang akan membebaskan pendapatan, termasuk dari sumber-sumber dalam negeri yang sedikit namun terus bertambah, untuk berinvestasi pada infrastruktur publik utama, kata Mohamed Mohamud Adde, seorang analis politik independen dan akademisi di Mogadishu.
KLIK DI SINI UNTUK MENDAPATKAN APLIKASI FOX NEWS
“Sangat penting bagi pemerintah Somalia untuk melunasi utangnya, karena pemerintah tidak mampu menaikkan pajak dari masyarakat dan karena utang ini tidak dapat meminjam uang dari lembaga internasional,” katanya. “Infrastruktur lama Somalia telah terkikis oleh waktu dan perang saudara. Oleh karena itu, pembangunan jalan baru sangat penting bagi pembangunan negara ini. Hal ini akan menciptakan lapangan kerja dan memfasilitasi kemampuan masyarakat untuk berdagang satu sama lain.”