Februari 2, 2026

blog.hydrogenru.com

Mencari Berita Terbaru Dan Terhangat

AS akan memindahkan 100 tahanan Gitmo

3 min read
AS akan memindahkan 100 tahanan Gitmo

Lebih dari 100 tahanan akan dibebaskan dari tahanan AS di kamp penahanan di AS Teluk Guantanamo (mencari), Kuba, dan negara-negara lain akan menyusul, kata para pejabat militer.

Tidak jelas apakah laki-laki dan anak laki-laki yang akan dipindahkan dari Guantanamo akan menghadapi penahanan atau penuntutan lebih lanjut di negara mereka masing-masing. Yang pertama dari dua transfer baru dijadwalkan pada akhir Desember, dan yang lainnya pada bulan Januari, kata pejabat tersebut kepada The Associated Press tanpa menyebut nama.

Pejabat itu tidak mengatakan ke mana para tahanan itu akan dikirim dan seorang juru bicara militer pada Minggu menolak memberikan rincian mengenai pemindahan di masa depan dari pangkalan AS di Teluk Guantanamo, Kuba.

“Kami memperkirakan akan ada transfer lainnya, namun karena prosedur operasional saya tidak dapat membicarakan rinciannya,” kata Letkol Pamela Hart. “Kami hanya berbicara tentang pergerakan yang ditangkap setelah operasi selesai.”

Pejabat militer, yang berbicara tanpa mau disebutkan namanya, mengatakan salah satu anak laki-laki yang akan dipindahkan telah menembak dan membunuh seorang tentara operasi khusus di Afghanistan, tempat koalisi pimpinan AS melakukan serangan. Taliban (mencari) rezim pada akhir tahun 2001 dan 11.500 tentara AS masih tersisa.

Pejabat militer tersebut tidak memberikan rincian mengenai insiden tersebut, termasuk usia anak laki-laki tersebut, nama atau di mana atau kapan dugaan penembakan tersebut terjadi. Namun dia mengatakan anak laki-laki itu berpura-pura mati, lalu menembaki warga Amerika tersebut.

Pejabat tersebut tidak mengetahui alasan anak tersebut dibebaskan dari tahanan AS, namun militer sebelumnya mengatakan bahwa tujuan utama misi penahanan tersebut adalah pengumpulan intelijen.

Pada hari Minggu, seorang warga negara Kanada kembali ke rumah setelah dibebaskan dari Guantanamo pada bulan Oktober. Abdulrhaman Khadr ditangkap Afganistan (mencari) dan ditahan sebagai “pejuang musuh” oleh otoritas AS selama sembilan bulan, katanya kepada Canadian Broadcasting Corp.

Khadr, putra seorang yang diduga pemodal al-Qaeda, mengatakan pihak berwenang AS menolak mengembalikannya ke Kanada dan malah menerbangkannya ke Afghanistan.

Setelah dibebaskan, Khadr pergi ke Iran dan kemudian Turki sebelum tiba di Bosnia akhir pekan lalu, katanya kepada CBC.

Di Kedutaan Besar Kanada di Sarajevo, Khader yang tidak memiliki paspor diberi izin khusus untuk kembali ke Kanada, katanya kepada CBC. Sekembalinya ke Toronto, ia ditemani oleh seorang pejabat konsulat Kanada.

Amerika Serikat menahan sekitar 660 tahanan dari 44 negara di pangkalan di Kuba timur, namun pemerintah menolak memberikan rincian kewarganegaraan, usia atau alasan mereka ditahan.

Pemerintah tidak memungut biaya atau memberi mereka akses terhadap pengacara.

Amerika Serikat telah membebaskan 88 tahanan sejak pemerintah mulai menahan tersangka di pangkalan di Kuba pada bulan Januari 2002.

Mayor Jenderal Geoffrey Miller, pejabat yang bertanggung jawab atas misi penahanan tersebut, mengatakan pada hari Rabu bahwa tiga anak laki-laki termuda di penjara tersebut, yang berusia antara 13 hingga 15 tahun, akan segera dipindahkan, namun dia tidak menyebutkan tanggalnya.

Sebelum ditangkap oleh pasukan AS di Afghanistan, beberapa pemuda yang ditahan di pangkalan tersebut mengalami pelecehan seksual; dan mereka menerima terapi di Guantanamo, kata pejabat itu. Anak laki-laki dipisahkan dari populasi orang dewasa di penjara.

Secara terpisah, Inggris dan Amerika Serikat sedang merundingkan kesepakatan untuk memulangkan sembilan tahanan Inggris.

Clive Stafford Smith, seorang pengacara hak asasi manusia Inggris yang berbasis di Amerika, mengatakan kepada The Observer, sebuah surat kabar Inggris, bahwa dua dari sembilan tahanan Inggris, Asif Iqbal dan Shafiq Rasul, kemungkinan besar akan dibebaskan dan tidak didakwa melakukan kejahatan, sementara tujuh lainnya akan menjalani hukuman di penjara Inggris setelah mengaku bersalah atas dakwaan yang tidak ditentukan di Amerika Serikat.

Menteri Luar Negeri Inggris menolak untuk mengkonfirmasi laporan tersebut dan mengatakan pembicaraan dengan para pejabat AS terus berlanjut.

SGP Prize

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.