Februari 9, 2026

blog.hydrogenru.com

Mencari Berita Terbaru Dan Terhangat

Sharon: Evakuasi permukiman Gaza bersama-sama

3 min read
Sharon: Evakuasi permukiman Gaza bersama-sama

Perdana Menteri Ariel Sharon (mencari) mengatakan kepada para menteri senior kabinet pada hari Senin bahwa ia ingin mengevakuasi seluruh permukiman Gaza sekaligus, bukan dalam tiga tahap, kata para pejabat, yang mencerminkan adanya perubahan besar dalam posisi tersebut.

Sharon dan Menteri Pertahanan Shaul Mofaz menyampaikan rencana mereka untuk mengevakuasi 21 orang tersebut dalam pertemuan Kabinet Keamanan. Gaza (mencari) pemukiman bersama, para pejabat menghapus pemukiman dalam tiga tahap. Para pemukim dan pendukung mereka, banyak dari partai Likud yang mendukung Sharon, menentang penarikan diri dari Gaza, dan penarikan bertahap dapat memicu konfrontasi selama berbulan-bulan antara pemukim Gaza dan polisi.

Dalam sidangnya pada hari Senin, Kabinet Keamanan menyetujui pemberian tanggung jawab penuh kepada tentara untuk menghapus pemukiman, dan menyerahkan tugas untuk mengusir para pemukim kepada polisi, kata para pejabat yang tidak ingin disebutkan namanya.

Pada hari Minggu, Israel dan Bank Dunia (mencari) telah menyelesaikan serangkaian diskusi tentang rencana penarikan tersebut, kata para pejabat.

Israel telah mengatakan kepada pejabat Bank Dunia bahwa mereka ingin menghancurkan rumah-rumah di semua kecuali satu pemukiman Israel di Gaza. Rumah-rumah yang dibuldoser akan digantikan oleh gedung-gedung apartemen bertingkat tinggi bagi warga Palestina yang kini tinggal di kamp-kamp pengungsi, sementara bangunan-bangunan di permukiman lainnya, yang belum disebutkan namanya, akan digunakan sebagai rumah sakit.

Pejabat lokal Bank Dunia tidak dapat dihubungi untuk memberikan komentar pada hari Senin.

Seorang diplomat mengatakan negara-negara yang menyumbangkan bantuan kepada Palestina telah meminta bank tersebut untuk menjajaki opsi rehabilitasi di Gaza. Dia mengatakan keputusan akhir mengenai bagaimana membangun kembali Gaza akan dibuat oleh komite negara-negara donor utama.

Analis lain mengatakan mereka yakin konsep pembelian pemukiman atau properti lain yang dibangun di atas tanah hasil perang kemungkinan besar tidak akan mendapat persetujuan.

Sementara itu, sebuah helikopter Israel menembakkan rudal ke sebuah mobil yang membawa empat pria bersenjata Palestina di kota Jenin, Tepi Barat, pada hari Senin, namun meleset. Rudal tersebut menghantam rumah di dekatnya dan tidak menimbulkan korban jiwa.

Sasarannya adalah Mahmoud Abu Khalifeh, seorang pemimpin lokal Brigade Martir Al Aqsa (mencari), kelompok kekerasan yang memiliki hubungan dengan Yasser Arafat (mencari) Gerakan Fatah.

Kelompok Al Aqsa di Jenin mengaku bertanggung jawab atas pemboman 11 Agustus di penghalang jalan Israel di Tepi Barat yang menewaskan dua warga sipil Palestina.

Abu Khalifeh mengatakan dia berada di dalam mobil ketika ledakan terjadi di dekatnya. “Kami melompat keluar dari mobil dan mulai menembak secara acak,” katanya. “Kami pikir tentara sudah dekat.”

Militer mengakui upaya tersebut gagal dan menggambarkan targetnya sebagai “anggota senior organisasi teroris di Jenin.” Dikatakan dalam sebuah pernyataan bahwa “rudal tersebut meleset dari sasaran dan secara tidak sengaja merusak sebuah rumah.”

Juga pada hari Senin, tahanan Palestina di penjara-penjara Israel kembali melakukan mogok makan setelah istirahat akhir pekan. Puasa dimulai dua minggu lalu. Para tahanan mengajukan daftar tuntutan untuk memperbaiki kondisi mereka, namun tujuan utama dari serangan tersebut adalah pukulan politik terhadap pendudukan Israel di Tepi Barat dan Jalur Gaza.

Issa Karake, ketua Asosiasi Tahanan Palestina, mengatakan bahwa para tahanan di penjara Ashkelon, yang menunda aksi mogok mereka pada hari Jumat sambil menunggu hasil negosiasi dengan otoritas penjara, melanjutkan aksinya pada hari Senin setelah pembicaraan gagal membuahkan hasil apa pun.

Karake mengatakan bahwa partisipasi para tahanan Ashkelon berarti hampir seluruh dari 4.000 warga Palestina yang berada di penjara Israel atas tuduhan keamanan melakukan mogok makan.

Para tahanan yang menyerang meminum cairan, termasuk susu dan jus buah. Para pejabat Israel mengatakan banyak tahanan tidak pernah melakukan mogok kerja, dan ratusan lainnya mengakhiri puasa mereka.

Para pemogok mendapat dukungan dari cucu Mohandas Gandhi, pemimpin legendaris India, yang saat ini sedang melakukan tur di Tepi Barat untuk mendesak warga Palestina agar menggunakan cara-cara non-kekerasan untuk melawan pendudukan Israel.

Dalam kunjungannya ke parlemen Palestina pada hari Minggu, Arun Gandhi mengatakan kepada rakyat Palestina bahwa pasifisme dapat menjadi senjata ampuh dalam pertarungan memperebutkan opini dunia.

“Bagaimana jadinya jika sekelompok pemimpin Palestina memimpin 50.000 pria, wanita dan anak-anak dalam sebuah demonstrasi,” katanya.

“Mungkin tentara Israel akan membunuh beberapa orang, mereka dapat membunuh seratus orang, mereka dapat membunuh dua ratus orang dan itu akan mengejutkan dunia.”

game slot online

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.