Februari 3, 2026

blog.hydrogenru.com

Mencari Berita Terbaru Dan Terhangat

Padilla sedang mencari bahan radioaktif, kata Pakistan

3 min read
Padilla sedang mencari bahan radioaktif, kata Pakistan

Jose Padilla, warga negara Amerika yang dituduh berencana meledakkan bom “kotor” radioaktif di Amerika Serikat, melakukan perjalanan ke sebuah negara Asia tengah pada bulan April untuk membeli bahan radioaktif, kata intelijen Pakistan dan pejabat pemerintah pada hari Kamis.

Para pejabat, yang berbicara tanpa menyebut nama, mengatakan setidaknya dua rekan Padilla kini ditahan di Pakistan, dan agen FBI sedang menginterogasi mereka di lokasi yang dirahasiakan. Namun para pejabat tidak mau memberikan kewarganegaraan rekan-rekannya.

Para pejabat mengatakan setidaknya setengah lusin warga Amerika diyakini termasuk di antara 300 tersangka Al Qaeda yang diserahkan ke Amerika oleh Pakistan dalam enam bulan terakhir.

Mayor Jenderal Rashed Quareshi, Direktur Hubungan Masyarakat Antar-Layanan Pakistan, mengatakan kepada Fox News bahwa dua warga Amerika kelahiran Afghanistan ditangkap karena melintasi perbatasan secara ilegal pada hari Rabu di wilayah kesukuan di Pakistan barat. Quareshi mengatakan tidak ada bukti yang menghubungkan keduanya dengan al-Qaeda, namun dia mengatakan penyelidikan sedang berlangsung.

Mengenai orang-orang “asal Amerika” atau orang Amerika lainnya yang ditangkap oleh pihak berwenang Pakistan, Jenderal mengatakan bahwa mereka adalah satu-satunya orang Amerika yang dia kenal yang telah ditangkap.

Dia mengatakan seorang warga negara Inggris yang bersama Padilla saat ini ditahan. Fox sebelumnya memberitakan bahwa salah satu rekan Pedilla bernama Benjamin Ahmed Mohammad, namun Quareshi mengaku belum bisa memastikannya.

Pencarian Padilla, 31, kelahiran Brooklyn, juga dikenal sebagai Abdullah al Muhajir, dimulai setelah penangkapan letnan Usama bin Laden, Abu Zubaydah, pada bulan Maret, kata para pejabat. Zubaydah saat ini berada dalam tahanan AS.

Padilla rupanya ditugaskan oleh Zubaydah untuk menyelidiki kemungkinan menyebabkan “kerugian maksimum bagi warga Amerika,” kata para pejabat intelijen, yang juga berbicara tanpa menyebut nama.

“Kami menerima informasi dari FBI pada bulan April bahwa beberapa anggota al-Qaeda merencanakan serangan di Amerika Serikat. Informasi yang sama juga dibagikan kepada kami oleh CIA dan upaya intensif selama berminggu-minggu menyebabkan penangkapannya,” kata seorang pejabat senior pemerintah, yang berbicara tanpa mau disebutkan namanya.

Pihak berwenang mulai melacak Padilla pada awal April setelah FBI memberikan foto mantan mafia Chicago tersebut kepada agen mata-mata Pakistan, Inter-Services Intelligence, kata para pejabat.
Dengan menggunakan dokumen palsu dan nama samaran, Padilla melakukan perjalanan ke sebuah negara Asia tengah yang dirahasiakan pada bulan April, kata para pejabat. Mereka tidak menyebutkan berapa lama dia tinggal di Asia Tengah atau siapa yang dia hubungi.

Para pejabat mengatakan Padilla kembali ke Pakistan dan meninggalkan Karachi menuju Zurich, Swiss pada akhir April atau awal Mei. Pihak berwenang AS mengatakan Padilla melakukan perjalanan dari Swiss ke dan dari Mesir sebelum terbang ke Chicago, tempat dia ditangkap pada 8 Mei.

Para pejabat Pakistan memperluas pencarian mereka untuk mencari lebih banyak rekan Padilla di wilayah suku yang sangat konservatif di sepanjang perbatasan Afghanistan, tempat banyak pengungsi al-Qaeda diyakini berlindung.

FBI secara khusus tertarik untuk menemukan lima wanita Arab, tujuh anak-anak, dan beberapa pria Al-Qaeda yang diyakini memiliki kontak dekat dengan Zubaydah dan Padilla.

Sumber-sumber Pakistan, yang tidak mau disebutkan namanya, mengatakan agen-agen AS dan Pakistan menggerebek rumah seorang ulama di Provinsi Perbatasan Barat Laut minggu ini untuk mencari perempuan dan anak-anak tersebut, namun tidak menemukannya.

Bret Baier dari Fox News dan Associated Press berkontribusi pada laporan ini.

Data SDY

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.