Februari 20, 2026

blog.hydrogenru.com

Mencari Berita Terbaru Dan Terhangat

Pasukan Saudi membunuh lima tersangka teroris

2 min read
Pasukan Saudi membunuh lima tersangka teroris

Pasukan keamanan Saudi pada Senin menembak mati lima tersangka teroris yang diyakini terlibat dalam serangan yang gagal terhadap kompleks pemrosesan minyak terbesar di dunia, kata Kementerian Dalam Negeri Saudi. Tersangka keenam ditangkap.

Penembakan itu terjadi setelah pasukan keamanan menggerebek dua rumah di ibu kota Saudi Riyadh yang berada di bawah pengawasan, kata Letjen Mansour al-Turki, kepala juru bicara kementerian. Para tersangka tewas dalam baku tembak, kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan.

“Kami pikir semua orang yang terlibat ada hubungannya dengan upaya Abqaiq,” kata al-Turki, mengacu pada upaya pelaku bom bunuh diri pada hari Jumat untuk meledakkan bom mobil di dalam pabrik stabilisasi minyak terbesar di dunia.

Sebelumnya pada hari Senin, milik Saudi Al-Arabiya televisi mengutip sumber keamanan Saudi yang mengatakan pasukan terlibat baku tembak dengan tersangka teroris selama sekitar dua jam. Menurut polisi, mereka menyita senjata dan amunisi di rumah di lingkungan tempat para tersangka ditangkap, kata laporan itu.

Cabang Saudi Al-Qaeda mengaku bertanggung jawab atas serangan hari Jumat itu, yang pertama kalinya Arab Saudiinfrastruktur minyak atsiri. Serangan itu digagalkan ketika penjaga keamanan di dua kendaraan berisi bahan peledak melepaskan tembakan di luar gerbang. Abiqaiqyang memproses sekitar dua pertiga minyak negara sebelum diekspor.

Dua penjaga dan dua calon pelaku bom bunuh diri tewas. Kementerian Dalam Negeri mengidentifikasi para penyerang pada hari Minggu sebagai Abdullah Abdul-Aziz al-Tweijri dan Mohammed Saleh al-Gheith dan mengatakan keduanya masuk dalam daftar 15 teroris paling dicari yang dikeluarkan kerajaan pada bulan Juni.

Kematian keduanya berarti hanya empat orang yang masih buron dari daftar 15 orang. Sepuluh orang kini tewas atau dibunuh, dan satu orang telah ditangkap.

Al-Qaeda cabang Saudi memperingatkan melalui pernyataan internet pada hari Sabtu bahwa pelaku bom bunuh diri akan kembali menyerang industri minyak.

Militan Al-Qaeda melancarkan kampanye kekerasan di Arab Saudi pada tahun 2003. Negara ini adalah tempat kelahiran pemimpin al-Qaeda Usama bin Laden.

Pasukan keamanan Saudi sebagian besar telah mengusir militan al-Qaeda dan menangkap ratusan tersangka selama setahun terakhir. Mereka membunuh atau menangkap semua kecuali satu dari 26 militan teratas dalam daftar paling dicari yang dikeluarkan pada bulan Desember 2003, kemudian dikeluarkan daftar kedua pada bulan Juni.

Arab Saudi memiliki lebih dari 260 miliar barel cadangan minyak terbukti, seperempat dari total cadangan minyak dunia. Saat ini negara ini memasok sekitar 9,5 juta barel per hari, atau 11 persen dari konsumsi dunia.

sbobet88

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.