Polisi Idaho mendesak siswa yang kembali untuk melaporkan ‘sesuatu yang tidak biasa’
2 min readPolisi Idaho mendesak mahasiswa untuk memberikan informasi apa pun terkait dengan pembunuhan empat kali lipat yang membingungkan bulan lalu saat mereka kembali ke kampus Universitas Idaho yang tidak nyaman setelah liburan Thanksgiving.
“Siswa kembali ke kampus dan ke kelas, dan mungkin ada beberapa orang selama istirahat yang mengingat sesuatu yang mungkin di luar kebiasaan dan mungkin menjadi petunjuk atau petunjuk bagi penyelidik,” Direktur Komunikasi Kepolisian Negara Bagian Idaho, Aaron Snell mengatakan kepada Fox News Digital. “Kami sedang mencari informasi itu.”
Mahasiswa Universitas Idaho Ethan Chapin (20), Kaylee Goncalves (21), Xana Kernodle (20) dan Madison Mogen (21) dibacok hingga tewas pada dini hari tanggal 13 November di sebuah rumah kontrakan tidak jauh dari kampus.
Meski mendapat banyak perhatian dan informasi dari media, Departemen Kepolisian Moskow belum mengidentifikasi tersangka, menyelidiki motif, atau menemukan senjata pembunuhan.
PANGGILAN 911 DI KOTA IDAHO COLLEGE TERMASUK LAPORAN ‘DARAH’, ‘KEADAAN YANG TIDAK BIASA’
Para korban pembantaian Universitas Idaho 13 November. (Instagram @xanakernodle / @maddiemogen / @kayleegoncalves)
Polisi setempat bekerja sama dengan Kepolisian Negara Bagian Idaho, FBI, dan Kantor Sheriff Kabupaten Latah dalam upaya putus asa mereka untuk melacak si pembunuh.
PEMBUNUHAN IDAHO: SUDAH DUA MINGGU SEJAK EMPAT MAHASISWA DITIKAM HINGGA MATI DI RUMAH LUAR KAMPUS
Pihak berwenang telah menerima dan menganalisis lebih dari 1.000 informasi terkait kasus ini. “Sejauh ini dalam penyelidikan ini kami belum mengesampingkan apapun,” tambah Snell.
Sebuah foto yang dibagikan menunjukkan sekolah dan para korban, termasuk mahasiswa Universitas Idaho Ethan Chapin, 20; Xana Kernodle, 20; Madison Mogen, 21; dan Kaylee Goncalves, 21. (Derek Shook untuk Fox News Digital/Jazzmin Kernodle melalui AP/ Instagram/ @kayleegoncalves)
Keempat siswa tersebut masing-masing ditikam beberapa kali dan, menurut petugas koroner, mungkin disergap saat mereka tidur.
LABORATORIUM KEJAHATAN NEGARA IDAHO PRIORITASKAN PENGUJIAN BUKTI DALAM KASUS PEMBUNUHAN BRUTAL MAHASISWA
Namun beberapa diantaranya mengalami luka pertahanan yang menandakan mereka terbangun saat serangan terjadi. Tidak ada tanda-tanda kekerasan seksual, kata para pejabat.
Penyidik mengalami kemajuan.
“Pasti ada kemajuan yang dicapai,” kata Snell. “Bukan kemajuan yang bisa kami sampaikan kepada publik, namun seiring kami menerima lebih banyak bukti dan lebih banyak video, kami dapat mengumpulkan gambaran yang lebih jelas tentang apa yang terjadi dan itu tentu saja sebuah kemajuan.”
KLIK DI SINI UNTUK MENDAPATKAN APLIKASI FOX NEWS
Siapa pun yang memiliki tip harus menghubungi Departemen Kepolisian Moskow di 208-883-7180 atau [email protected].