3 anak tewas, ibu masih hidup setelah penyergapan pria bersenjata di rumah di New Mexico
2 min readSebuah peringatan kecil berupa boneka binatang dan lilin yang ditinggalkan oleh tetangganya terletak di luar sebuah rumah di Albuquerque, N.M., pada Selasa, 6 Desember 2016, sehari setelah polisi mengatakan seorang pria menerobos masuk dan membunuh tiga anak dengan tembakan fatal. (Foto AP/Russell Contreras)
Penyelidik mencoba mengumpulkan momen-momen terakhir dari tiga anak yang meninggal ketika mereka tiba di rumah bersama ibu mereka dan menemukan seorang pria bersenjata menunggu di rumah mereka di Albuquerque, New Mexico, kata para pejabat Selasa.
Walikota Albuquerque Richard Berry menggambarkan penembakan itu sebagai “tindakan kekerasan yang tidak masuk akal dan tragis,” dan menyerukan agar kota tersebut bersatu.
Sulit untuk tidak marah. Sulit untuk tidak frustrasi, katanya saat konferensi pers di Mabes Polri.
Cerita terkait…
Pihak berwenang mengatakan insiden itu terjadi sekitar pukul 18.30 pada hari Senin ketika seorang wanita meminta bantuan dan mengatakan ada tembakan yang dilepaskan ke rumah di tenggara Albuquerque.
Petugas yang tiba di rumah tersebut menemukan ibu berusia 37 tahun dan tiga anaknya – seorang anak laki-laki berusia 5 tahun, seorang anak perempuan berusia 6 tahun dan seorang anak laki-laki berusia 9 tahun – semuanya tertembak, kata polisi. Para korban dilarikan ke rumah sakit, di mana anak-anak tersebut kemudian dinyatakan meninggal.
Ibunya masih dalam kondisi kritis pada Selasa sore dan penyelidik tidak dapat berbicara dengannya, menurut polisi. Mereka mengatakan dia adalah satu-satunya saksi yang masih hidup.
Kepala Polisi Albuquerque Gordon Eden mengatakan bukti awal menunjukkan bahwa keluarga tersebut diserang oleh George Daniel Wechsler, 45, yang dilaporkan memiliki hubungan singkat dengan ibu berusia 36 tahun tersebut. Wechsler ditemukan tidak sadarkan diri di rumah dengan luka tembak yang dilakukan sendiri dan dibawa ke rumah sakit, di mana dia kemudian meninggal.
Eden mengatakan Wechsler masuk ke dalam rumah dan menunggu ibu dan anak-anaknya pulang. Polisi mengatakan Wechsler meminta untuk berkunjung untuk memberikan hadiah Natal kepada anak-anaknya, namun sang ibu menolaknya setelah dia berulang kali menelepon dan meminta untuk berkunjung. Sang ibu beberapa kali meminta Wechsler untuk menjauh, kata polisi.
Tidak jelas bagaimana urutan penembakan para korban, namun Eden mengatakan sang ibu terluka ketika mencoba mengeluarkan anak-anaknya dari rumah.
“Sang ibu berusaha menyelamatkan salah satu anaknya sementara dia sendiri terluka parah,” katanya kepada wartawan.
Para tetangga mengatakan kepada KRQE-TV bahwa mereka biasanya tidak melihat anak-anak di rumah, namun mainan dan peralatan bermain terlihat di halaman belakang oleh kru berita televisi.
Penembakan itu mendapat kecaman dari Gubernur New Mexico Susana Martinez.
“Saya sedih dengan tindakan kekerasan yang mengerikan dan tidak masuk akal ini yang membuat kita semua menggelengkan kepala dan bertanya ‘Mengapa? kata Martinez dalam sebuah pernyataan. “Hati dan doa saya ditujukan kepada keluarga dan ibu yang berjuang untuk hidupnya.”
Pihak berwenang mengatakan tidak ada riwayat panggilan sebelumnya ke rumah tersebut.
Polisi belum merilis nama ibu atau anak yang terlibat dan mengatakan penyelidikan masih terlalu dini dan beberapa keluarga belum diberitahu.
Pejabat distrik sekolah Albuquerque mengatakan tim manajemen krisis dan personel pendukung lainnya siap membantu teman sekelas para korban dan anggota staf.
Associated Press berkontribusi pada laporan ini.
Klik untuk lebih lanjut dari KRQE.com.